| | 1.580 kali dibaca

Walikota Batam Akhirnya Diperiksa Polisi

M Azhar alias Black

M Azhar alias Black

Batam, Radar Kepri-Akhirnya penyidik Poltabes Barelang memeriksa Walikota Batam, Drs Ahmad Dahlan, Senin (09/03), menindaklanjuti laporan Santoso Sumadi. Pengusaha taksi Silvercup di Batam ini melapor karena uangnya Rp 200 juta yang dititipkan ke Drs H Ahmad Dahlan tak kunjung dikembalikan sejak 2011 lalu.

Informasi diperiksanya Walikota Batam dengan laporan penggelapan ini disampaikan, M Azhar alias Black pada radarkepri.com Senin (09/03).”Kasus tersebut telah di proses penyidik Poltabes Barelang, pihak penyidik akan segera menindak lanjuti kasus ini dalam minggu ini. Alhamdulilah Poresta Barelang telah memeriksa Walikota Batam, Drs Ahmad Dahlan selaku terlapor, dan pelapor juga sudah diperiksa untuk dimintai keterangannya sebagai saksi yang dirugikan.Kita tunggu saja hasil nya.”kata M Azhar.
Menurut M Azhar.”Saya ditunjuk sebagai kooridator yang diberi kuasa Santoso Sumadi. Mendapat informasi bakal ada aksi demo dari sejumlah aktifis LSM dikota Batam. Pihak Poltasbes Barelang bergegas menjumpai kami agar tidak melakukan aksi demo.”ungkapnya.
Menurut M Azharr.”Uang titipan, akan dikembalikan kepada Santoso Sumadi pada tahun 2011. Namun, hingga saat ini uang tersebut tidak kunjung dikembalikan Ahmad Dahlan. Sehingga berujung ke ranah hukum. Orang Nomor satu di kota Batam itu dilaporkan ke Poltabes Barelang, dengan nomor STPL /869/ VIII/ 2011/ Kepri /SPK Resta Barelang beberapa waktu lalu.
Karena tidak kunjung di proses, akhirnya, perlapor Santoso Sumadi meminta sejumlah aktifis LSM yang ada di kota Batam mendampinginya, mendesak pihak yang berwajib memproses kasus tersebut, sesuai dengan hukum yang berlaku.”Sebanyak 20 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dikota Batam, membubuhkan tanda tangan. Meminta pihak penegak hukum terkait mengusut kasus dugaan penggelapan tersebut diproses.”terang M Azhar.
Menurut Informasi yang berkembang dilapangan, Drs Ahmad Dahlan sulit lepas dari jeratan hukum. Pasalnya saat ini memang domainnya politik.”Jika ada yang menunggangi lawan politik dari Ahmad Dahlan, tentu susah lepas dari jeratan hukum, apalagi telah cukup data, valid, lengkap dengan kwitansinya, tidak susah menjerat Ahmad Dahlan asalkan ada temuan dari penegak hukum.”sebut sumber yang tidak mau namanya ditulis.
Sementara itu Walikota Batam yang dikonfirmasi tentang perihal diatas melalui pesan singkat (SMS) ke Handpone selulernya, hingga berita ini diturunkan belum menjawab konfirmasi radarkkepri.com. Sementara pesan konfirmasi dan klarifikasi yang dikirim media ini menyatakan terkirim.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Rab 11 Mar 2015. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek