| | 144 kali dibaca

Wabup Hadiri Dialog Perempuan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah di Jakarta

Wabup Natuna saat menghadiri rapat dialog perempuan kepala daerah/wakil di hotel Sahid, Jakarta.

Jakarta, Radar Kepri-Pada Selasa (22/8), Wakil Bupati Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti,MA menghadiri undangan kegiatan Dialog dengan Perempuan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah pada Forum Pemimpin Kepala Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dengan tema “ Mewujudkan Kebijakan Pembangunan yang berkeadilan secara Inklusif”.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi Sumatra Utara, beberapa Kaum Perempuan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dari berbagai daerah, Deputi Bidang Kesetaraan Gender dan Kepala Dinas PPPA Provinsi dan Kabupaten/Kota, dimana kegiatan ini bertujuan untuk menindaklanjuti Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 terutama agenda Nawacita terkait upaya meningkatkan keterwakilan perempuan dalam politik dan pengambilan keputusan pada proses pembangunan daerah. Dalam Sambutannya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, prof. Dr. Yohana Yembise ketika membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan sebuah wadah koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai salah satu upaya mewujudkan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak untuk membangun komitmen dalam pengambilan kebijakan pembangunan kedepan. Beliau menambahkan bahwa permasalahan klasik terhadap keberadaan kaum perempuan secara kodrati merupakan salah satu kendala bagi kaum perempuan untuk melaksanakan perannya dalam pembangunan.

Oleh karenanya untuk mewujudkan upaya kesetaraan gender sekaligus kebijakan pemerintah terhadap akses dan peluang bagi kaum perempuan untuk berpartisipasi harus terus diupayakan dalam rangka mengangkat harkat dan martabat, mengentaskan diskriminasi dan perlindungan kaum perempuan dan anak sebagai kebijakan daerah. Pada kesempatan tersebut beliau memberikan beberapa catatan bahwa Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan selalu merangkul Kepala Daerah Perempuan khususnya sebagai model perempuan daerah yang memiliki kekuatan dan kewenangan baik dalam segi politik, maupun pengambil kebijakan untuk terus berusaha melakukan perbaikan kualitas perempuan dan perlindungan anak khususnya, dan hasil kerja tersebut diharapkan dapat disampaikan kepada KPPA dalam bentuk angka yang nantinya akan disampaikan ke PBB.

Perhatian terhadap diskriminasi kaum perempuan merupakan komitmen global (seluruh negara), dan Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara besar yang menjadikan pembangunan kaum perempuan menjadi salah satu fokus prioritas dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk mewujudkan peluang dan akses yang lebih berkeadilan bagi kaum perempuan pada seluruh sektor pembangunan. Program kedepan KPPPA akan terus mendampingi para kepala daerah/wakil kepala daerah untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak, menurunkakan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, membangun komitmen agar kedepan urusan perlindungan perempuan dan anak menjadi urusan wajib pemerintah daerah.

Pada kesempatan yang sama Ketua pelaksana, Dr. Ahmad Darsono,M.Si (Asdep Kesetaraan Gender Bidang Politik Hukum dan Hankam) melaporkan bahwa acara ini bertujuan untuk membangun komitmen dan membangun sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sehingga kedepan kebijakan pembangunan daerah lebih berkeadilan.

Menjadikan momentum ini sebagai peluang segenap kepala daerah perempuan untuk bertukar fikiran dalam rangka memperkaya khazanah diri bagi pertimbangan pelaksanaan tugas kedepan serta membangn fasilitasi agar para pimpinan memiliki kekuatan dan kualitas dalam memperjuangkan kepentingan perlindungan perempuan dan anak.(hum/herman)

Ditulis Oleh Pada Jum 25 Agu 2017. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda