' '
| | 2.126 kali dibaca

Ungkap Pembunuh Novi, Polisi Bentuk Tiga Tim

Novita Sari ketika masih hidup.

Novita Sari ketika masih hidup.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Kasus tewasnya Novita Sari (23) yang ditemukan tewas membusuk di hutan Manggu, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga pada Senin (23/12) lalu masih misterius. Kepolisian Resor Lingga, sejak ditemukannya jenazah Novi sapaan almarhum Novita Sari, telah membentuk 3 tim khusus untuk mengungkap kasus yang menggegerkan warga Dabosingkep ini.

Kapolres Daiklingga AKBP Puji Santosa dikonfirmasi Radar Kepri via ponselnya, Senin (30/12) menerangkan.”Tiga tim khusus itu sedang bekerja. Tidak ada kendala dalam mengungkap kasus tersebut.”kata Kapolres.

Terkait hasil pemeriksaan tim yang saat ini sedang bekerja, Kapolres Lingga AKBP Puji Saantosa mengatakan.”Belum bisa dipublikasikan mas. Saat ini, kami masih mendalami pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan barang bukti.”tutup Kapolres.

Sebagaimana ditulis media ini, Novita Sari menghilang dari rumah sejak 12 Desember 2013. Gadis yang tinggal bersama orang tuanya, Abdullah Yusuf (68) di Jl Kartini, RT 002/RW009 Kelurahan Dabosingkep ini bekerja di subkon PT Telaga Bintan Jaya (PT TBJ) yang bergerak di bidang penambangan bauksit. Abdullah Yusuf yang cemas dan kuatir atas raibnya Novita Sari, pada tanggal 18 Desember 2014 melaporkan ke Polsek Daobosingkep.

Lima hari setelah dilaporkan, tepatnya tanggal 23 Desember 2013, seorang warga dusun Manggu menemukan helm warna biru di tepi jalan hutan Manggu. Warga kemudian menyampaikan temuan itu ke Radar Kepri di Dabosingkep dan menginformasikan temuan tersebut ke Kapolres Lingga. Hari itu juga, polisi menyusuri lokasi temuan helm tersebut. Hasilnya ?. Polisi menemukan jenazah yang telah membusuk dan tulang-belulang yang berserakan.

Petugas Polres Daiklingga ketika menemukan barang bukti nomor urut 12, peninggalan almarhum Novita Sari .

Petugas Polres Daiklingga ketika menemukan barang bukti nomor urut 12, peninggalan almarhum Novita Sari .(foto by muslim tambunan,radarkepri.com)

Pihak keluarga kemudian diminta mengenali jenazah tersebut, Abdullah Yusuf, bapaknya almarhum Novita Sari yakin, jenazah yang sudah tinggal tulang belulang itu adalah putrinya setelah melihat pakaian dan helm serta celana jeans yang terakhir kali dipakai korban.

Polisi kemudian menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).”Dari kesimpulan awal olah TKP, kalau melihat kondisi di TKP, dugaan awal, memang korban dibunuh.”tulis Kapolres Daiklingga AKPB Puji Santosa ketika dikonfirmasi Radar Kepri, Minggu (29/12).

Simpati terhadap keluarga Abdullah Yusuf mengalir dari berbagai kalangan, terutama pembaca di media radarkepri.com. Mayoritas, pembaca mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Pembaca media radarkepri.com juga mendesak polisi untuk lebih serius mengungkap kasus pembunuhan sadis yang menghebohkan warga tersebut.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sen 30 Des 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda