'
| | 739 kali dibaca

Tuntut Gaji dan Pesangon, Karyawan Nginap di Kantor PT TBJ

Karyawan PT TBJ yang menuntut gaji dan pesangon sudah dua hari menduduki kantor tersebut,

Karyawan PT TBJ yang menuntut gaji dan pesangon sudah dua hari menduduki kantor tersebut, Rabu (12/03).

Lingga, Radar Kepri-Karyawan PT Telaga Bintan Jaya (TBJ) kembali menggelar demo, kali ini karyawan menduduki kantor Pekkuang yang berada di Jalan Kartini, Dabosingkep. Demo lanjutan ini dilakukan karena tidak terlihat niat baik dari pihak perusahaan sehingga berpotensi konflik jika karyawan kehilangan kesabaran.

Hal ini disampaikan  Usman Wello coordinator aksi demo mewakili ratusan karyawan yang tak kunjung di penuhi tuntutannya, Rabu (12/03). Usman Welo mengatakan.”Karyawan terpaksa tidur di depan kantor PT TBJ sampai gaji dan pasangon mereka di bayarkan oleh pihak perusahaan sesuai aturan UU tenaga kerja terkait PHK”ujarnya.
Usman Wello menuding.”Pek Kuang selaku pemilik perusahaan tidak bertanggungjawab pada karyawannya. Tidak pernah turun langsung menghadapi karyawan yang sudah lama menunggu uang gaji pada yang belum di PHK. Dan uang pasangon kalau memang harus di PHK. Kami mengharapkan ada niat baik perusahaan untuk menyelesaikan hak jaryawan.”ujar Usman Wello.
Selama penambangan tutup, sudah 3 kali terjadi pertemuan namun tidak ditemukan titik terang sebagaimana permintaan karyawan. Supaya uang pesangon sesuai dengan UU Tenaga kerja.”Pembayaran diminta disesuaikan  dengan lamannya kerja dan basis yang seharusnya di bayar perusahaan.”ujar Usman.
Kepala Tehnik tambang. PT TBJ, Ir Koko mengatakan.”Seharusnya, Suryono alias Pek Kuang harus turun langsung untuk mendengarkan tuntutan  karyawan. Karena tuntutan karyawan saya rasa tidak berlebihan hanya menuntuk hak mereka.”ujarnya.

Semua karyawan telah berkumpul 2 hari 2 malam.”Namun tidak satupun pihak perusahaan yang bisa memberikan jawaban terkait nasib karyawan  PT Telaga Bintan Jaya ini.”ujarnnya .
Salah satu Karyawan TBJ mengatakan.”Kami seluruh karyawan yang belum di bayar gaji dan uang pasangon akan tetap mengadakan demo di depan kantor ini sebelum ada realisasi pembayaran terkait hak karyawan.”ujarnya.
Aksi dilakukan,  menurut Usman Wello.”Adalah tuntutan hidup, yang memang hak untuk meminta gaji dan uang pasangon. PT Telaga Bintan Jaya adalah perusahaan tambang bauksit di Lingga terbesar. Tempat pengambilan bauksit PT ini ada beberapa titik, seperti Penuba yang sudah selesai di tambang, Pengambil, Bukit Belah, Cukas Tinjul, ini semua sudah habis di garap perusahaan ini.”bebernya.
Sementara karyawan yang hanya berjumlah 100 orang lebih.”Inipun tidak dapat di bayar perusahaan. Kita sangat kecewa.”ujarnya.
Ditambahkan.”Dulu ketika meminta dukungan masyarakat selalu mengatasnamakan, kami adalah putra daerah yang mau membangun daerah. Namun saat ini putra daerah membiarkan Masyarakat yang bekerja dengan dia menjerit, terbukti sampai saat ini tidak ada titik terang kapan akan di bayarkan hak dari karyawan ini”terangnya. (muslim tambunan)

Ditulis Oleh Pada Rab 12 Mar 2014. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek