' '
| | 1.426 kali dibaca

Tukang Sebut Proyek Parit “Amburadul” di Jl Kuantan Tak Berguna

Beginlah penampakan proyek parit di Jl Kuantan, gang Putri Ledang 12A.

Beginlah penampakan proyek parit di Jl Kuantan, gang Putri Ledang 12A.

Tanjungpinang, Radar Kepri- Rian pejabat PU Kota Tanjungpinang yang turun ke lokas proyek parit amburadul di Gang Putri Ledang 12A , memiliki nama lengkap Rian Herdiana menjabat Kepala Seksi (Kasi) Cipta Karya (CK) di dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Tanjungpinang. Nama Rian muncul ketika disebut Ahok, pemasok material bangunan yang diduga dipergunakan untuk memperbaiki parit tersebut.

Rian saat media ini bermaksud menjumpainya, Jumat (04/02) di Dinas PU kota Tanjungpinang sedang tidak ada. Namun yang ada Kepala Bidang (Kabid) CK, Muhammad Irfan sedang rapat proyek diruang rapat.

Awalnya salah seorang staf-nya mengatakan Rian adalah kabag keuangan,ternyata informasi di Staff lainnya Rian merupakan Kasi Bidang Cipta Karya. Hal ini menunjukan minimnya pengetahuan staf pekerjaaan Umum kota Tanjungpinang ini hingga tidak mengetahui nama seorang Kabag dan Kasi-nya.

Informasi yang dihimpun radarkepri.com dari seorang staff Rian berada di ruang Rapat sedang Rapat proyek, tidak disangka malah M.Irfan yang diduga Kepala Bidang CK ini keluar dari ruang rapat terlihat mukanya masam dan berlalu tiba-tiba sambil mengatakan.”Kenapa ?. Mau pakai ruang rapat.”ucapnya dengan arogan.

Perkataan yang dilontarkan oleh Kabid CK ini menunjukan ketidak sopanan terhadap wartawan.belum diketahui alasan Walikota Tanjungpinang mempertahankan Pejabat PU ini yang terkesan arogan dan preman ini. Selang 30 menit rapat-pun selesai dan Rian pun tidak ada diruang rapat lagi. Salah seorang Satpam PU ini mengatakan, Rian sudah pergi dari awal sebelum media ini hadir. “Pak Rian sudah pergi dari tadi bang, sebelum abang datang, yang diruang rapat itu tadi Kabid-nya bang.”ucap satpam yang berjaga disitu.

Ketika media mencoba mencari kembali M Irfan yang diduga Kabid CK guna konfirmasi dan klarafikasi terkait nama Kepala seksi-nya itu aktif turun melihat proyek parit amburadul di jalan Kuantan itu sudah terburu-buru p menghilang begitu saja.

Ditempat yang berbeda, tampak proyek parit tersebut sudah mulai dikerjakan dan di perbaiki. Pasir dan batu sudah ada disekitar lokasi. Bahan-bahan untuk pengerjaan tersebut di ambil di toko Sindo Pratam Km.8. Kemudian dilanjutkan ke 4 orang pekerja parit tersebut. Salah seorang pekerja Tulimin mengatakan, proyek parit ini tidak ada gunanya dibuat untuk dilaut ini.”Jika air pasang maka parit tersebut akan tenggelam. Pekerja hanya mengerjakanya, karena mereka sulit mencari uang. Paret ini dibuat bukan ada guna bang, untuk apa dipasang dilaut, kalau air pasang pun tenggelam juga, saya hanya mengerjakan aja-lah bang, karena memang sulit kami mencari kerja.”terang tulimin.

Artinya, proyek tersebut terkesan menghabiskan anggaran pemerintah dan minimnya pengawasan dari dinas terkait. Diharapkan Kejari Tanjungpinang turun dan mengusut dugaan korupsi di proyek PU Kota Tanjungpinang yang amburadul alias bekecai tersebut.(akok)

Ditulis Oleh Pada Jum 05 Feb 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

2 Comments for “Tukang Sebut Proyek Parit “Amburadul” di Jl Kuantan Tak Berguna”

  1. Plt kadisnya saja bergelar ST abal abal, nggak ada yg bisa diharapkan, parah parah parah

  2. hantu balak anam

    Lapor pak jaksa pak. Pasti kalang kabut tuh penjahat, eh pejabat.

Komentar Anda