' '
| | 482 kali dibaca

Tim WFQR Lantamal IV Tangkap Speed Boat Bawa 35 Orang TKI Illegal

Danlantamal IV saat menjumpai TKI Ilegal yang diamankan.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Upaya pengiriman TKI (Tenaga Kerja Indonesia) dari Malaysia menuju Indonesia berhasil diamankan oleh Tim WFQR (Western Fleet Quick Response) Lantamal IV setelah sempat kejar-kejaran di tengah laut, Jumat (16/06/2017).

Menurut Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, SE, MM pada pukul 01.15 WIB Satgas intelijen Barelang-17 dan unsur Kal. Mapor yang sedang melaksanakan patroli laut disekitar perairan Karang Galang Tanjung Uban, sekitar pukul 02.00 WIB melihat 1 buah speed boat dengan kecepatan tinggi tanpa lampu navigasi.

Tim WFQR IV curiga dengan gelagat tersebut, selanjutnya tim melaksanakan pengejaran dan kemudian diposisi 0 58 66N-104 12 890E perairan Lobam Laut dapat menghentikan dan menangkap serta nengamankan speed boat tanpa nama tersebut.

Selanjutnya tim WFQR Lantamal IV melaksanakan pemeriksaan ditemukan 35 orang penumpang (Laki-laki 28 orang, perempuan dewasa 6 dan anak perempuan berumur 3 tahun 1 orang serta tekong yang berinisial “R” (48 Tahun) dan 3 orang Anak Buah Kapal (ABK).

Diperoleh keterangan dari tekong bahwa mereka berangkat dari Johor Malaysia pukul 23.00 waktu Malaysia menggunakan speed ukuran 45 kaki dan lebar 3 meter bermesin Yamaha 200 PK 2 unit.

“Seluruh barang bawaan mereka kita periksa, pemeriksaan Tim, karena disinyalir TKI Ilegal yang berangkat dari Malaysia membawa barang-barang terlarang seperti narkoba, namun sampai saat ini belum kita temukan,” ujar Danlantamal IV.

Lebih lanjut Laksma R. Eko Suyatno mengatakan keberhasilan ini merupakan kerjasama yang erat antara Tim Intelijen Satgas Intel Barelang-17 Bintan dan Tim WFQR IV Kal. Mapor dalam melaksanakan pengamanan perairan Kepri.

“Kita sudah memprediksi bahwa akan banyak kegiatan ilegal seperti masuknya TKI Ilegal pengirimanya dilakukan secara ilegal oleh orang-orang yang sengaja mencari keuntungan dengan memanfaatkan kelengahan petugas apa lagi menjelang Hari Raya Idul Fitri seperti sekarang ini, kita sudah antisipasi,” ujar mantan Komandan Pasukan Katak.

Sampai saat ini barang bukti seperti kapal jenis speed boat dan ke 35 TKI dikawal menuju Dermaga Fasharkan Mentigi Tanjung Uban untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan para TKI illegal serta tekong dan ABK masih dilakukan pemeriksaan. (Wok)

Ditulis Oleh Pada Jum 16 Jun 2017. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda