' '
| | 913 kali dibaca

Tim Basket Smansa Tundukan Pelnusa

Tim SMANSA saat mengalahkan tim Pelnusa.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Hempasan nafas lega begitu terasa menyelimuti para pendukung fanatik tim basket Smansa Tanjungpinang  begitu wasit meniupkan peluit tanda usainya pertandingan. Pasalnya torehan poin dari Pelnusa semakin mendekati perolehan poin Smansa. Kendati secara fisik tim basket Pelnusa kalah dengan tim Smansa, namun kelincahan dan semangat remaja-remaja yang masih duduk dibangku SMP tersebut cukup memukau.

laga yang dimulai pukul 19 lebih tersebut berjalan dengan ritme santai tapi pasti ,Quarter pertama  tim  Smansa lewat bintang basketnya, Samuel berhasil membuka poin pertama. Siswa kelas XI IPS 2 ini terbilang cukup produktif menciptakan poin bagi timnya setiap diturunkan. Bermain tenang adalah ciri khas Samuel dan disaat yang tepat ia merebut bola lalu menyerang daerah lawan.

Suporter  tim Smansa yang riuh dengan tabuhan drum sempat ketir dengan perolehn poin dari SMPS PELNUSA yang terus melesat tanpa ampun. Tim Smansa sempat stagnan dalam menambah poin untuk memperbesar jarak dengan Pelnus. Bahkan beberapa kali kesempatan berada didaerah lawan, tim ini gagal memasukan bola. Chen ping Jui,kendati memberikan kontribusi shot three poin namun tampak tidak bersemangat. Bahkan pada quarter 4, sang bintang lapangan Smansa Cup I ini tak diturunkan lagi.

Rotasi pemain tidak memberi perubahan yang berarti, Kelvin masih menjadi  pemberi kontribusi poin bagi Smansa, skill pelajar kelas XII IPS 2  tersebut dalam menempatkan bola kedalam ring  akurasinya terbilang baik. Namun peran sang kapten tim, Dilivio Angeleo, tetap tidak dipungkiri. Lebih banyak berperan menghalau bola-bola lawan dan mengoper bola kepada rekan-rekannya sempat mendapat sapaan dari pendukung Smansa yang greget melihat aksi tim kesayangannya berlaga.

Entah pengaruh siapa lawan tandingnya, performa tim Smansa terlihat kurang maksimal dibanding berlaga melawan SMK Matreyawira maupun SMK Pembangunan 2 tim yang cukup tangguh yang berhasil dipatahkan tim Smansa dalam kejuaraan turnamen Smansa Cup.

Tim yang turun dalam event Walikota Cup ini, memang hasil leburan dari tim Smansa  A dan tim Smansa B. 2 nama baru seperti Eric Cantona dan Edward Apriady dari tim B, belum menemukan cemestry bersama tim barunya. Sementara itu Aldion dan Hendra Wijaya tidak diturunkan. Menurut kapten tim Smansa perubahan ini berdasarkan hasil seleksi ulang. Mengingat skuad yang dikomandoinya rata-rata kelas XII yang tidak lama lagi akan meninggalkan Almamater, harus dilakukan regenerasi untuk kesinambungan tim basket Smansa selepas mereka tinggalkan.

Tim baru besutan coach Johan ini adalah Dilivio Angeleo, Gustianus Fernando, Kelvin, Vincent Lee,  Hermanto, Donny Antony, Calvin Agustinason, Chen Ping Jui, Eric Cantona, Samuel, Edward Apriandy, dan Kevin Jonatan Suparman Tay.

Kendati sempat membuat perolehan poin kian rapat, supporter Smansa terus menyemangati tim kebangaannya yang sudah bercucur peluh. Amazing, dasyatnya efek pendukung  Smansa, tim ini kembali bangkit. Walau tidak mendulang poin yang lebih banyak, Smansa berhasil menundukkan tim pelnusa dengan skor 26-19. Tim yang dikaptenin oleh David Ronaldo ini cukup berkelas mampu mengimbangi permainan tim Smansa. Apa lagi Bersama timnya Elvern Adrisen Ng, Rifaldo Hardison, Hengky Cahyadi, Anweidri Chai, Nicholas Zeng, Jason Yodi Putra, Warren Matclen, Steve Alexandro, Luis Wandi dan Vincent masih pelajar SMP.

sebelum kubu Smansa kontra pelnus bertanding, sudah terlebih dahulu SMA Maitreyawira berlaga versus SMA 4. Tim Maitreyawira yang terdiri dari Adrew Nicolas, Yady, Fendy, Ivan Yonata, Ellwan Edy Wai, Nelson, Hose Fernando, Patrick, Alvaro Perico, Willy Setiawan dan Dayton harus mengakui keunggulan SMA 4 yang bermain mendominasi dari awal laga.

Meski permainan tim SMA 4 cukup keras, namun SMA Matreyawira melayani dengan tetap tenang, walau pada akhirnya harus kandas dengan skor 26-13 dengan kemenangan bagi tim SMA 4.

Tim SMA 4 yang beranggotakan Irfan Friadi, Purnama  Aji, M. Akbar Nurdi, Dedi Indrama, Irfan Suhendra,Hasanudin Hidayat, Gagah Putra Gemilang, Aga Pradana, Rachmat Kurniawan, sang kapten Irfan Friadi tidak memberi sedikit pun peluang bagi tim Mayitrawira mengembangkan pemainan. Ia pun banyak memberi kontibusi poin bagi kemenangan timnya. LANNI.

Ditulis Oleh Pada Rab 27 Sep 2017. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek