' '
| | 675 kali dibaca

Tiga Lampu Taman Akau Potong Lembu Masih Rusak

Lampu Taman di Akau Potong Lembu yang rusak dan dibiarkan teronggok di WC Akau.

Lampu Taman di Akau Potong Lembu yang rusak dan dibiarkan teronggok di WC.

Tanjungpinang Radar Kepri-Pada Tahun 2011 lalu, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang yang dipimpin Eva Amalia SH, Msi mengeluarkan dana sebesar Rp 24 juta untuk pemasangan instalasi listrik guna mendukung 8 unit lampu taman bagi penerangan Akau Potang Lembu. Belum dua tahun berjalan, 3 dari 8 unit lampu taman itu sudah rusak dan tidak berfungsi lagi.

Tiga tiang lampu taman itu sudah patah dan teronggok di dalam toilet yang ada di lokasi tersebut.”Janji Iwan ketika meletakkan bangkai lampu itu hanya 1 hari, tapi sekarang sudah lebih sebulan. Masih ada saja, menyemak je.”gerutu Aphui yang mengelola WC tersebut.

Direktur BUMD kota Tanjungpinang Eva Amelia SH,Msi dikonfirmasi Radar Kepri, Minggu (14/04) melalui Phonselnya via pesan singkat (SMS) menerangkan.”Yang dari Pak Wan Kamar di Tahun 2011, saya tidak tahu pasti. Paket pekerjaan dari Wan Kamar terdiri, paving blok, pemasangan 8 lampu taman dan papan nama Akau.Tapi yang dikeluarkan dari anggaran BUMD untuk pembenahan Instalasi listrik terdiri dari saklarisasi panel induk listrik ke gedung serbaguna, termasuk pembongkaran pos jaga eks DLLJ dan penyambungan sambungan kontrak listrik dengan sistem kabel tanam sekitar Rp 24 juta di keluarkan oleh BUMD November 2011.”tulisnya.

Kemudian  Eva menambahkan tulisanya.”Tahun ini kita anggarkan dari BUMD untuk maintenance dan penggantian lampu taman yang rusak. Kalau tidak salah hitung-hitunganya lagi di kerjakan Pak Sarikal, besok la di cek.”tulisnya lagi.

Jib (45) selaku pemborong pemasangan instalasi listrik yang di konfirmasi Radar Kepri Minggu (14/04) di Potong Lembu, mengatakan.”Diawal pemasangan instalasi lampu taman ini. Saya cuma minta borongan sama Eva, hanya Rp 14 juta saja. Eva sudah berjanji untuk memberikan ke saya paket pekerjaan tersebut. Tapi tahu-tahu suda ada saja orang lain mengerjakanya,”katanya.

Jib juga menambahkan.”Kalau dengan harga  24 juta saya rasa terlalu boros, saya kemarin minta Rp 14 juta saja. Tapi saya tidak membayar uang fee sama Eva. Mungkin juga, karena saya tidak membayar uang fee, Eva tak mau memberikan pekerjaan itu sama saya.”duganya.

Pantauan Radar Kepri dilapangan, tiang lampu untuk penerangan di Akau Potong Lembu yang baru di bangun itu. Sudah banyak yang patah, bahkan ada yang miring, nyaris tumbang. Hingga berita ini di unggah, tiang tersebut belum di perbaiki.

Selain terindakasi adanya mark-up dalam pemasangan instalasi kabel bawah tanah untuk lampu taman. Beberapa pedagang mempertanyakan anggaran tahun lampu taman tersebut pada tahun 2012.”Kemana raibnya anggaran untuk pemeliharaan lampu taman di akau itu.”Tanya Awang, ketua Persatuan Pedagang Kuliner Akau Potong Lembu (P2KAPL). Awang alias Alimin meminta lampu taman yang rusak itu diperbaiki. Kemudian.”Lampu sorot yang ada saat ini diganti dengan warna putih. Lampo sorot yang sekarang ini panas, membuat pengunjung akau kurang nyaman.”katanya.

Pihaknya mendapat informasi aspirasi pedagang tersebut sudah sampai ke Eva Amalia. Namun ketika Sarikal selaku akan membeli lampu pengganti, namun dana belum dikeluarkan bendahara.”Saya tidak tahu mengapa belum dibeli. Padahal biaya pengganti (pemasangan) itu tidak mahal. Hanya sekitar Rp 500 ribu saja.”kata Awang. (aliasar)

Ditulis Oleh Pada Ming 14 Apr 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek