'
| | 1.228 kali dibaca

Tiap Hujan, Rumah Bahar Terendam

Beginilah kondisi rumah Bahar saat hujan datang.

Beginilah kondisi rumah Bahar saat hujan datang.

 

Bintan, Radar Kepri-Dua unit rumah di kampung taman kota jalan Sri Bahari, kelurahan Gunung Kijang RT 01/RW 04 kebanjiran tiap turun hujan, seperti terja─Ći Sabtu (11/06).

Salah seorang pemilik rumah, Bahar saat dihubungi radarkepri.com melalui ponselnya mengatakan pada pukul 11. 00WIB tadi, terjadi hujan yang deras dan cukup lama sehingga rumah yang ditempatinya banjir sekitar setengah meter naik kedalam rumahnya.

Yang lebih parahnya, setiap turun hujan dirumah Bahar dan tetangganya tetap terjadi banjir. Air diduga dari parit yang kumuh dan penuh sampah serta semak belukar sehinggat air tak mengalir dan naik ke atas rumah bahar.

Selain itu, dikatakan Bahar parit dengan Ketinggian diperkirakan sekitar 1 meter itu sangat rendah jika terjadi hujan dalam durasi waktu yang cukup lama air akan naik ke rumah warga.”Parit disini tingginya sekitar 1 meter lebih, mungkin kalau dikeruk kembali sekitar 1 meter lagi serta dibersihkan tidak akan terjadi banjir,” ucapnya. Terkait hal ini, Bahar telah melaporkannya ke RT 01 kampung taman kota, pihak RT 01 juga telah menyampaikan ke kelurahan serta kecamatan gunung Kijang,namun belum juga ada tindakan sama sekali.”Saya sudah melaporkannya ke RT, dan RT juga sudah melaporkannya ke kelurahan sampai saat ini belum ada tindakan,” sebutnya.

Hal ini juga telah dilaporkan Bahar ke Dewan Bintan untuk dibuatkan batu miring, namun dewan tersebut mengatakan.”Anggaran besar kalau buat batu miring.”ucap Bahar menirukan jawaban dewan tersebut. Adapun permintaan Bahar kepada Dinas terkait untuk segera mengatasi hal ini dan sangat diharapkannya pertolongan oleh dinas terkait, sebab akibat masuknya genangan air kedalam rumahnya membuat sejumlah isi rumah dikenakan air.

Hingga berita ini dimuat belum berhasil menjumpai dinas – dinas terkait guna konfirmasi dan klarafikasi.(akok)

Ditulis Oleh Pada Sab 11 Jun 2016. Kategory Bintan, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek