'
| | 2.924 kali dibaca

Terganggu di Razia, Anak Punk Tantang Satpol PP Duel

Inilah anak punk yang berhasil terjaring razia Satpol PP Pemko Tanjungpinang, Rabu (24/06).

Inilah anak punk yang berhasil terjaring razia Satpol PP Pemko Tanjungpinang, Rabu (24/06).

Tanjungpinang,Radar Kepri-Wibawa tim gabungan yang dipimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemko Tanjungpinang benar-benar tergerus dan tak dipandang lagi. Buktinya, Rabu (24/06) malam ketika tim gabungan menggelar operasi di lokasi Bintan Center, batu 9, anak punk yang sedang menenggak minuman beralkohol menantang anggota Satpol PP pimpinan Irianto SH ini untuk berkelahi (duel, red) dan mengucapkan makian.

Sekelompok anak punk yang meneriaki tim gabungan ini mangkal di depan BTN. Hal ini memicu emosi tim gabungan dari unsur TNI-Polri dan mengejar anak punk tersebut. Bahkan, ketika tiga anak punk yang berhasil ditangkap melawan petugas ketika hendak dinaikan kedalam mobil paetugas. Namun, akhirnya ketiga anak punk itu berhasil dibawa ke kantor Satpol PP Pemko Tanjungpinang, Jl H Agus Salim nomor 1.

Sebelumnya, tim gabungan menjumpai sebuah playstation di batu 6, tepatnya di samping kantor kodim 0315 masih beroperasi padahal jarum jam sudah menunjukkan pukul 23 30 Wib. Tim gabungan langsung meminta pemilik playstation itu menutup usahanya tersebut. Barulah tim gabungan bergerak ke arah Bintan Centre di kilometer 9 tim, disinilah tim gabungan mendapati sekelompok anak punk sedang duduk di depan bank BTN sambil menegak minuman beralkohol.

Melihat tim gabungan datang, sejumlah anak punk kocar kacir melarikan diri dari petugas sambil memaki dengan kasar hingga mengajak tim gabungan untuk berkelahi. Akhirnya, hanya 3 anak punk yang berhasil diamankan untuk diproses di kantor Satpol PP Pemko Tanjungpinang.(chendy)

Ditulis Oleh Pada Kam 25 Jun 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek