' '
| | 2.880 kali dibaca

Terancam Kelaparan, Puluhan Buruh Bongkar Muat Demo

Buruh bongkar muat saat menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Kepri, Rabu (11/05) pagi.

Buruh bongkar muat saat menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Kepri, Rabu (11/05) pagi.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Perwakilan Buruh Bongkar Muat dan warga kota Tanjungpinang menggelar aksi unjuk rasa damai di Kantor DPRD Provinsi Kepri, Dompak Tanjungpinang, Rabu (11/05) pagi.

Di lokasi terlihat anggota Polres Tanjungpinang melaksanankan apel kesiapsiagaan, dipimpin oleh Kabag ops Kompol Sujoko SIK dan melaksanakan apel sejak pukul 08.00 Wib pagi sebelum massa datang ke lokasi.

Sekitar pukul 09.40 Wib perwakilan Buruh Bongkar Muat dan warga kota Tanjungpinang telah berkumpul di halaman Kantor DPRD Provinsi Kepri dan memulai aksinya dengan penanggungjawab Koordinasi Lapangan, M. Asri dengan jumlah massa sekitar 65 orang.

Massa Pengunjuk Rasa merupakan Gabungan Perwakilan dari TKBM Teladan dan Potong Lembu, TKBM Rimba Jaya, TKBM SBSI Plantar II, TKBM SBSI Kolam Bandar.

Massa menggunakan beberapa alat peraga dan alat pengeras suara, beberapa karton dan spanduk untuk menyuarakan aspirasi mereka dan menuntut Gubernur Kepri Dan Muspida Plus ( Danlantamal IV Tanjungpunang, Kapolda Kepri,kanwil Bea Cukai Kepri, Kajati Kepri Ketua Pengadilan Tinggi Riau/Kepri untuk  memberikan jaminan pekerjaan kepada para buruh bongkar muat yang sudah kehilangan pekerjaan semenjak tidak beroprasi kapal Ekspor dan Impor serta Kapal antar pulau secara optimal.

Pemerintah harus perjuangkan Kuota Gula dan Beras untuk Masyarakat Kepri Sehingga terwujudnya Kondisi Harga yang stabil Sebab Kepri tidak memiliki Pabrik Gula, Tidak memiliki perkebunan tebu dan sawah sebagai penghasil beras.

Massa meminta segera turunkan harga gula, beras dan sembako yang mengalami kenaikan yang drastis sehingga rentan kepada setiap rumah tangga, khususnya di Tanjungpinang dan Rumah tangga yang berada di pulau-pulau di Kepri.

Buat kebijakan kepada Rakyat Kepri dengan mempermudah Aturan masuknya gula dan beras sehingga terwujudnya sistem ekonomi yang stabil dan berpihak kepada rakyat Kepri

Massa mengeluhkan sudah Lapar dan kehidupan keluarga mereka sudah tidak stabil akibat kehilangan pekerjaan yang jelas mengancam keberadaan ribuan buruh bongkar muat di Tanjungpinang dan sekitarnya.

Sekira Pukul  10.06 Wib Anggota DPRD Privinsi Kepri Komisi II, Rudi Chua menerima perwakilan pengunjuk rasa untuk ditanggapi.

“Untuk menampung aspirasi tersebut akan dilakukan koordinasi dengan instansi terkait dan mencari solusi untuk permasalahan tersebut.” Jelas Rudi Chua setelah rapat bersama perwakilan massa.

Kemudian Koorlap M ASRI menanggapi agar pada saat Rapat dengan Instansi terkait, melibatkan Perwakilan dari Buruh Pelabuhan, sehingga mereka bisa dengar keluhan dari massa.

Merasa aspirasi telah ditanggapi anggota DPRD, Massa menerima membubarkan diri dengan tertib pada pukul 10.20 Wib.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Rab 11 Mei 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek