' '
| | 1.493 kali dibaca

Targetkan Status WTP, Pejabat Anambas Lobi BPK Kepri

Azmi Marsalin, poyek Water Front City dan Tengku Mukhtarudin

Azmi Marsalin, poyek Water Front City dan Tengku Mukhtarudin

Tanjungpinang, Radar Kepri-Tak kunjung keluarnya hasil audit Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) anggaran tahun 2013 di Kabupaten Kepulauan Anambas menimbulkan kecurigaan berbagai pihak, termasuk tokoh-tokoh KKA. Diduga, saat ini terjadi lobi-lobi dari pejabat KKA agar Kapubaten “segudang” kasus korupsi ini meraih status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Azmi Marsalin, seorang tokoh pejuang pembentukan KKA dijumpai Radar Kepri, Jumat (30/05) di Tanjungpinang mengungkap.”Terlambatnya LHP BPK untuk Anambas diduga karena banyak temuan. Namun terindikasi temuan tersebut akan dihilangkan, sehingga KKA mendapat status WTP hasil auditnya untuk tahun anggaran 2103 lalu.”katanya.

Padahal, lanjut Azmi sapaan Azmi Marsalin banyak sekali proyek tak beres alias amburadil di Anambas pada tahun 2013 lalu, mulai dari mega proyek Water Front City (WFC).”Volume pekerjaan banyak dikurangi dan pasir untuk penimbunan laut juga tidak sesuai dengan pembayaran. Kemudian analisa dampak lingkungan proyek yang menimbun laut tersebut juga tidak ada.”terang Azmi.

Azmi juga menyoroti mega proyek bandara di Letung.”Saya menduga, pembebasan lahan untuk pembangunan bandara itu tidak beres. Silahkan cek ke BPN, apakah sudah ada lahan yang dipergunakan itu memiliki sertifikasi. Lalu kemana raibnya dana sertifikasi lahan bandara itu.”heran Azmi.

Kemudian, mega proyek stadion olah raga di Tanjung Momon. Kecamatan Siantan.”Juga gagal total dan tak kunjung siap sampai sekarang.”ujarnya.

Dan yang lebih parah lagi, lanjut Azmi.”Pengelolaan asset Pemkab Anambas banyak yang tidak jelas. Bayangkan, aset pemkab Anambas yang dikelola Sekretariat Daerah mencapai Rp 80 Miliar lebih, namun hampir Rp 50 Miliar tak jelas.”terangnya.

Terkait informasi tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memonitor pejabat auditor BPK Perwakilan Kepri dan beberapa pejabat Anambas, Azmi menilai.”Wah.. bagus itu. KPK memang harus memonitor adanya indikasi suap pada auditor BPK di Kepri ini. Selama ini auditor, inspektorat maupun pengawas daerah seperti malaikat yang tidak tersentuh hukum.”tambahnya.

Pihaknya sangat mendukung langkah KPK yang memonitor pejabat Anambas dan auditor BPK Perwakilan Kepri tersebut.”Polisi dan Kejaksaan tak mungkin mampu menjerat koruptor kelas kakap di Anambas. Harapan kami selaku pejuang KKA saat ini hanya pada KPK.”pungkasnya.

Hingga berita ini dimuat, media ini belum berhasil menjumpai Bupati Anambas, Drs Tengku Muhtarudin yang semakin kaya raya meskipun gagal menjadi calon gubernur Riau (Cagub Kepri) beberapa waktu lalu guna konfirmasi dan klarfikasi. Begitu juga dengan ketua BPK Kepri.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Jum 30 Mei 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

3 Comments for “Targetkan Status WTP, Pejabat Anambas Lobi BPK Kepri”

  1. Hidup radar kepri

  2. sofian emnur

    hasil korupsi digunakan tku untuk menyogok malaikat agar masuk surga,teukuuu.

  3. sofian emnur

    hantam terus, semoga radar semakin kritis menyuarakan aspirasi masyarakat kka.

Komentar Anda