| | 191 kali dibaca

Tanpa Dana KPPAD Natuna Tetap Sosialisasi

Foto bersama ketua KPPAD Natuna saat sosialisasi.

Natuna, Radar Kepri -Saking pedulinya terhadap pengawasan dan Perlindungan Anak di Daerah. Tanpa dana operasional. Komisi Pengawas dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD). Kabupaten Natuna tetap melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Rabu, (08/11) sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi, KPPAD Natuna melakukan sosialisasi kepada RT, RW dan Kaling se-Kelurahan Bandarsyah Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna.

“Karena lembaga KPPAD Natuna belum mendapatkan kucuran dana operasional untuk melakukan
Sosialisasi ini. Nanun, demi untuk anak anak kita semua terpaksa kami harus numpang- numpang di acara acara Kelurahan dan Desa “Terang Raja Peni

Acara yang berlangsung di Gedung Aula pertemuan Kelurahan Bandarsyah tersebut, nampak dihadiri oleh sekitar 40 orang perangkat RT, RW dan Kaling se-Kelurahan Bandarsyah.

Ketua KPPAD Kabupaten Natuna, Ny. Hj. Raja Peni, yang didampingi oleh 2 (dua)orang Komisioner KPPAD itu, menyampaikan himbauan, agar para perangkat RT, RW dan Kaling agar menyampaikan hasil sosialisasi itu kepada warganya.
pentingnya peran orang tua terhadap pengawasan dan Perlindungan anak di daerah.

Raja Peni, juga menjelaskan, “Kenapa pemerintah ikut campur dalam perlindungan anak di daerah serta dasar hukum terbentuknya KPPAD Natuna.

berdasarkan UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. serta UU nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak. serta UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002. serta Perpu nomor 1 tahun 2016. serta kepres nomor 77 tahun 2003 tentang komisi perlindungan anak indonesia.(KPAI) serta Perda (peraturan daerah) nomor 8 tahun 2014.dan Peraturan Bupati Natuna Nomor 4 tahun 2017 tentang pembentukan lembaga Komisi Pengawas dan Perlindungan Anak Daerah Kabupaten Natuna. “Berdasarkan itulah terbentuknya lembaga KPPAD Kabupaten Natuna. “Terang Raja Peni.

Masih Raja Peni, Kehadiran kami ini, guna membantu berbagai persoalan yang terjadi pada anak anak khusnya Kabupate Natuna. Melakukan sosialisasi seluruh ketentuan perundang undangan dan kebijakan yang berkaitan dengan perlindungan anak. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan perlindungan dan pemenuhan hak anak. “Tambah Peni.

Pada kesempatan itu, Peni juga menjelaskan, siapa yang dikatakan anak dibawah umur. yaitu, yang dikatakan anak adalah orang yang belum berusia 18 tahun. bukan anak yang berusia 17 tahun. selagi anak belum berusia 18 (delapan) tahun, mereka masih termasuk dalam kategori anak dibawah umur. “Terangnya.

” Terkait hal ini, saya berharap kepada pak RT, RW dan Kaling agar menyampaikan kepada masing masing warganya khusnya ibu-ibu. bahwa kalau ada ibu ibu yang dengan sengaja melakukan pengugurkan kandungannya dapat dijerat dengan undang- undang perlindungan anak.

Tujuan perlindungan ini guna menjamin hak hak anak agar menjadi anak yang beriman sejahtera dan berakhlaq mulia.

Selain itu tugas KPPAD mengawasi dinas dinas terkait, seperti dinas Sosial dan Perlindungan Anak.

Raja Peni juga menghimbau kepada masyarakat bila ada persoalan anak di Kabupaten Natuna, kami Himbau janganlah bapak dan ibu lansung melaporkanya ke pihak hukum. laporkanlah kepada kami di KPPAD Natuna. di Jalan Sudirman Ranai. Sebelah kantor BPJS Kesehatan. nomor HP: 0821 7034 6868. sebab kalau sudah masuk kerana hukum kami tidak dapat ikut campur lagi. “Ucap Peni.

Meskipun penuh perdebatan tanya jawab dengan peserta, Acara tersebut mendapat apresiasi oleh RT, RW dan Kaling se Kelurahan Bandarsyah. (Herman)

Ditulis Oleh Pada Rab 08 Nov 2017. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek