' '
| | 1.000 kali dibaca

Tambang Bauksit Ilegal di Tanjung Lanjut Libatkan Oknum TNI

Penambang bauksit di Tanjung Lanjut bersama pekerjanya ketika dikumpulkan di Satreskrim Polresta Tanjungpinang.

Penambang bauksit di Tanjung Lanjut bersama pekerjanya ketika dikumpulkan di Satreskrim Polresta Tanjungpinang pada 22 November 2013 lalu.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sejumlah penambang bauksit ilegal di Tanjung Lanjut, Sei Carang dan Tanjung Sebauk, Senggarang, kota Tanjungpinang makin gencar menambang. Padahal, pada Jumat, 22 November 2013 lalu, tim Polda Kepri telah turun kelapangan dan menghentikan aktifitas tambang ilegal tersebut.

Saat itu, beberapa orang “beking” penambang ilegal, terlihat sibuk dan mondar-mandir diruang penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Tanjungpinang. Belasan supir dan pekerja tambang bauksit ilegal terlihat duduk di tangga Satreskrim.”Ada orang Polda turun bang.”sebut seorang supir truk yang mengaku bekerja di tambang ilegal.

Setidaknya ada dua orang “bos” penambang ilegal yang hadir di Satreskrim Mapolres Tanjungpinang, diantaranya Iwan dan Abidin. Keduanya terlihat mondar-mandir, sesekali duduk bersama para supir dan pekerja tambang lainnya.

Menurut D, seorang supir truk tambang ilegal yang saat itu dijumpai Radar Kepri.”Pak Abidin itu dari TNI bang.”katanya sambil menerangkan kesatuan asal Abidin  tersebut.

Pantauan Radar Kepri dilapangan, selain puluhan pekerja tambang bauksit ilegal yang “nongkrong” di tangga Satreskrim Mapolresta Tanjungpinang. Terlihat pula mantan Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, Kompol Arief Budi yang saat ini bertugas di Polda Kepi.

Hingga hari ini, proses hukum terhadap penghentian tambang ilegal itu tak jelas. Polisi belum menetapkan satu orang-pun tersangka.” Biasalah bang.”kata seorang penambang tanpa menjelaskan arti kata biasa itu.

Hingga berita ini dimuat, media ini belum berhasil menjumpai Iwan dan Abidin yang disebut-sebut menambang tanpa ijin di Tanjung Lanjut tersebut.(ary)

Ditulis Oleh Pada Sab 28 Des 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda