' '
| | 1.276 kali dibaca

Tambang Bauksit Ilegal Beroperasi Malam di Bintim

Tongkang  di Tanjung Kuku yang sedang menunggu muatan biji bauksit pada Kamis 26 September 2013.

Tongkang di Tanjung Kuku yang sedang menunggu muatan biji bauksit pada Kamis 26 September 2013.

Bintan, Radar Kepri-Sekitar 11 tambang bauksit ilegal yang tersebar di wilayah Kecamatan Bintan Timur (Bintin) ditutup tim khusus penertiban tambang ilegal yang ditugaskan Bupati Bintan, Ansar Ahmad SE MM. Sayangnya, penertiban tersebut hanya sebatas shock teraphy, pasalnya, hingga hari ini belum satu orang-pun pelaku ilegal minning itu ditetapkan tersangka dan ditahan oleh tim yang juga melibatkan Polres Bintan.

Penertiban dilaksanakan selama dua hari berturut-turut, sejak Rabu (25/09) dan Kamis (26/09) atau sehari sebelum Wakil Presiden RI, Prof Boediono datang ke ibu kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Penertiban tambang bauksit ilegal dimulai di kawasan Sei Nam Darat, Tanjung Kuku dan Wacopek termasuk pulau-pulau kecil, seperti pulau Koyang, pulau Malin, pulau Telang Kecil serta pulau Siolong.

Informasi yang diterima Radar Kepri dilapangan, para pengusaha tambang illegal yang beroperasi di daerah tersebut.”Termasuk penambang di pulau-pulau kecil di hentikan aktivitasnya oleh tim gabungan yang terdiri dari Distamben, Satpol PP dan Polisi serta Dishubkomimfo termasuk BLH kabupaten Bintan.”Kata sumber media ini, pemilik mobil truck yang di sewa oleh salah satu pengusaha tambang tersebut.

Sumber yang sama menjelaskan, sekitar pukul 13 00 Wib para pemilik mobil Dumtruck dengan truck berukuran sedang semua disuruh menghentikan ativitasnya bahkan ada yang disuruh pulang kerumahnya masing-masing dengan mobilnya.

Kemuidian sumber itu menuturkan.”Ada 8 alat berat seperti Loader dan damtruck diambil alat-alatnya, seperti aki, Dynamo Stater, serta alat-alat lainnya. Dan langsung di bawa tim tersebut kekantor Distamben yang berada di Kecamatan Bintan Buyu, ibu kota Kabupaten Bintan.

Namun, tersiar kabar tak sedap, ternyata gebrakan tim penertiban tambang itu tidak serta merta membuat aktfitas tambang bauksit ilegal berhenti total.”Jam operasi tambang ilegal berubah menjadi malam bang. Biasanya mulai nambang lagi jam 21 00 Wib hingga subuh.”sebut Ad, seorang pemilik truk. Pihaknya mengakui, sejak gencarnya Radar Kepri menyoroti aktifitas tambang bauksit ilegal di Kabupaten Bintan, para penambang ilegal itu tiarap sejenak.”Tapi malam mereka menambang lagi, kucing-kucingan dengan petugas bang.”sebutnya.

Saat ini di daerah Tanjung Kuku masih ada tambang bauksit yang aktif.”Kalau tak salah, yang menambang itu PT Kereta Kencana bang. Tapi itu resmi, hanya saja diduga mereka menambang diluar IUP yang diterbitkan Bupati Bintan.”tutup sumber.(ary/asr)

Ditulis Oleh Pada Sab 28 Sep 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek