'
| | 1.205 kali dibaca

Tambang Bauksit Ilegal Beraksi Malam di Pulau Telang

Kapal penampung bauksit di perairan Telang, Bintim, Rabu 16 Oktober 2013-

Kapal penampung bauksit di perairan Telang, Bintim, Rabu 16 Oktober 2013 sekitar pukul 01 30 Wib. (foto by aliasar,radarkepri.com).

Bintan, Radar Kepri-Aktifitas tambang bauksit di Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, terutama di pulau-pulau kecil hingga Rabu (16/10) masih terus berlangsung. Seperti di pulau Telang dan pulau Mana, aktifitas tambang yang diduga ilegal terlihat pada subuh Rabu (16/10) sekitar 01 30 Wib.

Radar Kepri telah beberapa kali mendapat informasi dari masyarakat tentang aktifitas tambang ilegal yang masih beroperasi namun mengganti jadualnya menjadi tengah malam hingga dini hari. Menindaklanjuti informasi tersebut, sekitar pukul 23 00 Wib media ini turun ke pulau Telang.  Menempuh perjalana sekitar 1,5 jam dari Kijang, media ini melihat sebuah kapal tongkang berkapasitas 300 ribu ton sedang memuat biji bauksit dari 4 unit tongkang lainnya.”Itu tongkang dari penambang di pulau Telang dan pulau-pulau kecil lainnya bang.”sebut Jk, seorang warga Kijang yang ikut dalam investigasi Radar Kepri.

Jk menuturkan, para penambang itu mulai loading dan memuat biji bauksit sejak pukul 12 malam (24 00 Wib) karena.”Pada jam itu, petugas yang mengawasi aktifitas tambang itu sudah pulang.”ujarnya.

Mahasiswa Stisipol Tanjungpinang ini menambahkan.”Tim penertiban tambang Pemkab Bintan tak mempan, hanya gertak-gertak saja bang. Buktinya, para penambang ilegal itu masih bebas menjalanankan aksinya. Terutama di pulau-pulau kecil.”katanya.

Mereka, lanjut Jk seperti main petak umpet dengan tim penertiban tambang tersebut.”Mungkin karena tidak ada satupun penambang ilegal itu yang diproses sesuai dengan hukum. Makanya, aktifitas tambang ilegal itu kembali marak, hanya jadualnya saja yang berubah.”tuturnya.

Pihaknya berharap Pemkab Bintan bertindak tegas seusai dengan hukum yang berlaku.”Itu-kan murni ilegal minning bang. Tak ada alasan bagi Bupati Bintan untuk membiarkan, kalau hanya penertiban tak akan berguna.”tutup Jk.(ary/red)

Ditulis Oleh Pada Rab 16 Okt 2013. Kategory Bintan, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda