| | 1.130 kali dibaca

Tak Terima Digugat Cerai, Rahmat Tikam Istrinya di Pengadilan

Rahmat yang menikam ipar dan istrinya di PA Batam, Kamis (11/06).

Rahmat yang menikam ipar dan istrinya di PA Batam, Kamis (11/06).

Batam, Radar Kepri-Pengadilan Agama (PA) Sekupang, Batam geger dengan aksi sadis dan telengas Rahmat yang menikam Sri Astuti, istrinya dan Umi Komariyah, Kami (11/06) sekitar pukul 10 15 Wib. Akibat aksi brutal Rahmat, Umi Komariyah yang mencoba membela adiknya (Sri Astuti) tewas, sedangan Sri Astuti meskipun selamat namun terluka parah dibagian perut dengan usus terburai. Sri Astuti kritis dan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Awal Bross, Baloi, Kecamatan Lubuk Baja, Batam.

Pembunuhan diduga telah direncanakan Rahmat dengan membawa sebilah pisau dan langsung menikam istrinya, Sri Utami namun dilerai Umi Komariyah sehingga Rahmat kalap dan menikam Umi Komariyah beberapa kali hingga tewas ditempat.

Sekitar 10 00 Wib, Sri Astuti menunggu panggilan risalah perceraian dengan suaminya Rahmat di Pengadilan Agama, Skupang Batam, bersama kakaknya Umi Komariyah.”Tiba-tiba, sesampai diruang tunggu Pengadilan Agama, Sri ditikam Rahmat bagian pundak. Namun coba dihentikan Umi Komariyah. Rahmat kemudian menikam dada Umi yang diduga mengenai jantungnya.”sebut sumber dilapangan. Setelah kejadian itu, Rahmat mencoba mengakhiri hidupnya sendiri alias bunuh diri,
Informasi yang dihimpun awak media ini, Umi meninggal dalam perjalanan menuju RS Otorita Batam, Sekupang, sedangkan Sri kritis saat ini menjalani operasi di RS Awal Bross, Batam.
Awak media ini mencoba menelusuri sakit Awal Bross Batam, dimana Sri Astuti dirawat, diruang ICU lantai II RS Awal Bross, namun petugas rumah sakit tidak mengizin para awak media meliput korban. Awak media ini mewawancai teman Sri Astuti yang ikut mengantarkannya ke rumah sakit Awal Bross. Dia membenarkan, usus Sri terburai akibat ditikam. Ditanya kenapa Sri mengajukan gugatan cerai.”Saya tidak tahu, Sri Astuti sama-sama merantau di Malaysia, kami berjualan makanan disalah satu kantin. Di Batam kami tinggal di Bengkong, baru pulang semalam, dan tidak tau apa penyebabnya mereka mau bercerai.”sebut wanita yang mengaku bernam Dwi tersebut.

Sementara itu saudara Sri Astuti yang hendak di wawancarai terkait peristiwa tersebut, tidak bersedia menjawab pertanyaan wartawan, karena terlihat masih shok atas kejadian itu.”Lain kali ya mas.”jawabnya singkat.

Rahmat yang gagal mengakiri hidupnya dengan cara menikam dirinya dengan pisau yang dipergunakan untuk mengabisi nyawa kakak iparnya Umi Khomariyah dan membuat luka berat Sri Astuti, juga dirawat dirumah sakit Otorita Batam.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Kam 11 Jun 2015. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek