'
| | 1.086 kali dibaca

Seorang Nelayan Sungai Buluh Hilang Dihantam Gelombang

Keluarga menunggu korban yg tenggelam. (photo istimewa)

Warga dan keluarga Rahmat, nelayan Desa Sungai Buluh yang hilang diterjang gelombang menunggu korban dan berdoa.

Dabosingkep, Radar Kepri-Musim pancaroba yang ditandai angin kencang dan ombak besar tahun 2013 ini mulai terlihat dengan cuaca ektrim yang sering berubah-ubah akhir-akhir ini. Dampaknya, para nelayan agak susah melaut, namun demi tanggungjawab terhadap keluarga masih ada nelayan yang tetap melaut.
Akibatnya, salah seorang nelayan warga desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat yang tetap melaut, namun akibat diterpa angin yang kencang disertai omabak yang cukup besar membuat sampan mereka tidak mampu menahan angin dan ombak tersebut sehingga sampan terbalik, Senin (15/07) dini hari.
Kapolsek Singkep Barat AKP Panji Irawan, melalui Kanit Reskrim Polsek Singkep Barat, Aiptu Asien Wirga, menuturkan kronologinya. Pada Minggu 14 Juli 2013, sekitar pukul 16 30 Wib,  Rahmat dan Sitar berangkat dari Sungai Buluh menuju Tanjung Dua Desa Selayar, Kecamatan Selayar untuk melaut. Sekitar pukul 23 00 Wib, malapetaka mulai datang, di awali dengan angin ribut disertai ombak bergulung-gulung menghantam biduk nelayan ini. Kedua nelayan ini berjuang agar tidak tenggelam namun perjuangan kedua nelayan ini kalah dengan kekuatan, sampan yang mereka gunakan terbalik.

Kemudian, sekitar pukul 23 15 Wib Sitar mengajak Rahmat untuk berenang menuju kapal tengker yang sedang berlabuh di sekitar perairan tersebut. Pada pukul 23 45 Wib Sitar kehilangan Rahmat saat mereka sedang berenang.”Mereka-pun terpisah. Sitar memutuskan untuk terus berenang ke arah kapal tengker tersebut.”terang Kanit Reskrim.
Dikatakan, pada Senin (15/07) sekitar pukul 00.15 Wib, Sitar berhasil berenang sampai ke kapal tanker dan bergelantungan di rantai jangkar kapal. Dan ditemukan oleh ABK kapal tengker pada pukul 06.00 pagi.”Sitar dari kapal tangker diantar pelabuhan Sungai buluh menggunakan kapal patroli Bea Cukai.”paparnya.
Dari informasi yang diterima Radar Kepri, saat ini Sitar sudah dibawa ke rumahnya, dan masih trauma dengan kejadian yang baru saja dialaminya, Sementara Rahmat  masih dalam pencarian dan keluarganya sedang menunggu dengan harap-harap cemas sambil berdoa agar Rahmat ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat. (puspandito)

Ditulis Oleh Pada Sen 15 Jul 2013. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

1 Comment for “Seorang Nelayan Sungai Buluh Hilang Dihantam Gelombang”

  1. Semoga rahmat segera ditemukan dgn selamat,dan berkumpul dgn keluarganya rahmat adalah seorang ( RW ) dan sekaligus tetangga saya..kami sekeluarga turut berduka cita atas kehilangan beliau,semoga beliau cepat di temukan آمِيّنْ..آمِيّنْ..آمِيّنْ..يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْن

Komentar Anda