' '
| | 4.467 kali dibaca

Sekdaprov “Sukses” Bikin Gubernur Kepri Sakit ?

Sekda Kepri, Aris Fadilah.

Sekda Kepri, Aris Fadilah.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Kehadiran Sekdaprov Kepri yang “dimpor” dari Kabupaten Kepri di Kabinet Kepri menimbulkan masalah dengan DPRD. Akibat, bukannya mengurangi beban kerja Nurdin Basirun, Sekda Kepri justru menambah beban pikiran Gubernur.

Akibatnya, usai rombak kabinetnya, kondisi kesehatan Gubernur Kepulauan Riau, kolap bahkan, sakit. Kabar beredar sakitnya Nurdin Basirun sepulang melantik ,146 pejabat eselon ll lll dan lV, Senin (07/11) di aula kantor gubernur Dompak.

Dua hari pasca acara pelantikan, Nurdin Basirun tidak terlihat di beberapa kegiatan, termasuk peringatan hari pahlawan 10 novembet 2016.

Di makam pahlawan pusara bakti batu 5 Tanjunpinang tempat Ayah Sani dikebumikan, Nurdin tak hadir. Menurut sumber sakitnya gubernur Kepri di sebabkan padatnya acara serta tingginya tekanan politik terkait pemilihan wakil gubernur yang hingga kini belum siap. Di tambah lagi tersinggungnya pimpinan dan anggota dewan Kepri karena tidak di undang saat pelantikan pejabat eselon ll ll dan lVbeberapa hari lalu.

Gubernur mengakui kegiatan pejabat provinsi, kegiatan internal jadi tak perlu mengundang unsur DPRD, hal yang sama juga di katakan Sekdaprov, Arif Gadillah.  Akibat peryataan tersebut, ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak meradang karena merasa tidak di anggap oleh gubernur.

Jumaga meminta gubernur jangan berbuat sesuka hati, karena  DPRD juga bagian dari pemerintah sesuai undang undang ASN. L. Bahkan sistim kerja Nurdin Basirun juga sempat di kritik stafnya saat pelantikan. Staf kecewa, semula pegawai mau  apel pagi namun di arahkan ke aula, teryata akan ada pelantikan pejabat. Akibatnya seorang pegawai maju ke depan sambil memegang mic protes, karena pegawai sudah kumpul tapi Gubernur dan Sekda belum datang. Akibatnya nyaris terjadi keributan antara pegawai kalau tidak di lerai pejabat yang lain.

Protes dan keluhan dari pegawai di internal pemprov Kepri dan dewan sebenarnya sudah lama di keluhkan sejak Nurdin menjabat gubernur menggantikan almarhum HM Sani. Sebagian besar orang terkejut dengan pola kerjanya yang berbeda jauh dengan pendahulunya tidak mau ikut protokol serta terkesan sesuka hati. Terkait info sakitnya gubernur Kepri sejak dua hari lalu, media ini belum bisa di konfirmasikan ke humas Pemprov Kepri.(isza)

Ditulis Oleh Pada Rab 09 Nov 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek