| | 1.776 kali dibaca

Sekcam dan Lurah Dilaporkan ke Panwaslu

M Paisal Ola memperlihatkan laporannya ke Panwaslu Kota Batam.

M Paisal Ola memperlihatkan laporannya ke Panwaslu Kota Batam.

Batam, Radar Kepri-Sekretaris Kecamatan (sekcam) Bengkong, M Tahir dan lurah Bengkong Indah, kota Batam, Zukifli dilaporkan ke Panwaslu kota Batam. Dua orang ini diduga terlibat kampanye proaktif dengan memaksa warga memilih pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Batam, Rudi SE-Amzakar Ahmacd. Laporan resmi ke Panwaslu Kota Batam ini disampaikan Muhamad Paisal Ola, Selasa (13/10).

Dijumpai radarkepri.com di Batam Center, Muhamad Paizal Ola menyebutkan.”Sangat disayangakan, M Tahir (sekcam) dan Zulkifli (Lurah) ikut terlibat politik praktis. Karena jelas-jelas dilarang undang-undang, bahwa PNS dilarang ikut terlibat dalam politik praktis, mengajak , memaksa masyarakat untuk ikut memilih salah satu pasangan Cawako dan Cawawako.”ujarnya.

Ditambahkan.”Dan kasus ini sudah saya laporkan secara resmi kepada Panwaslu kota Batam dengan No.02/LP/ Pilwako//X/2015, penerima laporan, Melisa.”tegasnya.

Dengan materi laporan, peristiwa.”Sekcam Bengkong dan Lurah Bengkong Indah telah mengajak/memaksa masyarakat RT 04-RT 05-RT-06 untuk memilih  Cawako-Wawako,  pasangan Rudi SE &Anzakar Ahmacd. Dilapangan bola voly RT 06 Bengkong Indah atas (ruli) yang terjadi pada hari Rabu tanggal 7 -10-2015 pada pukul 17,30 wib.”ungkapnya.

Paisal Ola mengatakan.”Hari ini, saya sudah dipanggil Panwaslu kota Batam untuk diminta keterangan atas laporan saya diatas. Semua keterangan yang dibutuhkan terkait laporan diatas sudah diterangkan sesuai dengan pengetahuan saya.”sebutnya.

Laporan ini dibuat, lanjut Paisal Ola.”Setelah peristiwa kampanye yang dilakukan oleh oknum pejabat diatas sudah sering dilakukan. Dengan cara mengajak masayarakat untuk memilih salah satu pasangan calon yang disebutkan diatas.”paparnya.

Pihaknya berharap kedua oknum pejabat diatas diberi sanksi tegas sebagaimana peraturan Menteri Aparatur Negara, Reformasi Birokrasi (MenPAN, RB) Indonesia yang menyebutkan, kalau ada PNS yang ikut berpolitik dipecat.

Sementara itu M Tahir dan Lurah Bengkong Indah, Zulkifli yang dilaporkan ikut dan terlibat dalam politik dengan mengajak, memaksa memilih  salah satu calon yang disebut diatas. Ketika dikomfirmasi radarkepri.com menbantah dengan nada tinggi, M Tahir mengatakan.”Hal diatas tidak benar, ini semua karena kios air, bukan persoalan politik, tetapi persoalan kami sesama orang Timur.”bantahnya.

Ditambahkan.”Persoalan ini, peroalan pribadi sesama orang Timur. Kenapa mereka mengajak wartawan, kalau berani suruh dia (Paisal Ola,red) jumpai saya sendiri. Persoalan pribadi kok ngajak wartawan, mereka itukan mantan calon RT yang kalah disitu. Bahkan dia juga  mengatakan kepada saya juga akan memilih Rudi ”tutupnya.

Sementara Zulkifli, Lurah Bengkong Indah dikonfirmasi media ini melalui handpone selulernya walaupun terdengar nada dering handpone selulernya, namn tidak mengangkat gagang ponselnya, SMS yang dikirimkan juga tidak dijawab.

Terkait tudingan kios air yang dilontarkanoknun Sekcam Bengkong, M Tahir pada M Paisal Ola.”Memang kios air, akan tetapi M Tahir meminta pada saya untuk melobi pemilik kios air, agar harga air selama tiga bulan berturut harga air diturunkan. Dengan syarat masyarakat ruli Bengkong Indah memilih pasangan cawako dan cawawako, Rudi & Amzakar Achmad. Sebelumnya, saya sudah pernah peringatkan dua oknum pejabat ini agar tidak ikut berpolitik.”ucap M Paisal.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Rab 14 Okt 2015. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek