' '
| | 1.252 kali dibaca

Sehari di Aspal, Jalan Tambak Rusak Lagi

Jalan Tambak yang kembali berlubang, padahal baru sehari di aspal ulang.

Jalan Tambak yang kembali berlubang, padahal baru sehari di aspal ulang, Rabu (16/07).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sejumlah proyek di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tanjungpinang terindikasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Akibatnya, kualitas pekerjaan, terutama fisik terkesa asal jadi dan “bekecai” (hancur) sebelum dimanfaatkan. Seperti proyek pengaspalan di Jl Tambak hingg Jl Temiang yang telah rusak, padahal baru sehari dikerjakan.

Hal terkuak dari celoteh, Aw, seorang warga Jl Tambak, Rabu (16/07) sore sekitar pukul 14 30 Wib. Lelaki paruh baya, warga Jl Tambak kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, kota Tanjungpinang mengomel.”Jalan Tambak itu, baru dalam hitungan jam siap di aspal. Tapi sudah mulai berlobang, terkesan peng-aspalan jalan tersebut asal jadi.”gerut Aw.

Mendengar keluhan warga tersebut, awak media ini langsung meninjau lakasi Jl Tambak yang usai di aspal. Ternyata informasi itu benar, terlihat jalan yang baru di aspal tepatnya di depan Wisma Santai, mulai rusak sehingga terkesan  pekerjaanya asal-asalan. Terlihat juga ketebalan aspalnya, hanya sekitar lima centimeter saja.

Seorang warga yang sedang melintasi Jl Tambak yang baru diaspal itu, menunjuk jalan yang berlobang.”Bagaimana pekerjaanya ini pak, baru semalam di aspal, sudah terkelupas dan berlobang. Mungkin, kontraktornya mau banyak untung, biar cepat kaya.”geram J, seorang tokoh warga di jalan Tambak pada Radar Kepri.

Masih J.”Seharusnya pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kota Tanjungpinang, mengawasi pekerjaan pengaspalan jalan ini. Jangan duduk-duduk saja menerima fee. Ini tidak, seperti orang menggembala kerbau saja. Tiba dirumput yang banyak kerbaunya dilepas begitu saja.”jengkel J.

Pantauan awak media ini dilapangan, sepanjang jalan Tambak terlihat pekerjaanya masih berjalan. Selain Jalan Tambak, pengaspalan juga di lakukan di Jalan Tamiang. Dalam pengaspalan tersebut, terlihat sedikit kejanggalan. Disamping pekerjaanya terkesan kurang profesional, ketebalan aspalnya diperkirakan hanya sekitar 2,5 centimeter saja.

Informasi yang dihimpu media ini, proyek tambal sulam Jl Tambak hingga ke Jl Temian itu dikerjakan oleh PT Sumber Jaya Lestari milik Faruji yang dikenal “mengusai” hampir 100 persen proyek jalan dalam Kota Tanjungpinang.

Kabag Bina Marga DPU Kota Tanjungpinang, Amrialis, dikonfirmasi Radar Kepri menyatakan.”Nanti saya cek, saya suruh suruh bongkar dan perbaiki ulang.”katanya. Pihaknya, sudah mewanti-wanti agar proyek yang dikerjakan oleh para pemenang tender untuk bekerja sesuai dengan spek dan aturan.(aliasar/fan)

Ditulis Oleh Pada Kam 17 Jul 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

2 Comments for “Sehari di Aspal, Jalan Tambak Rusak Lagi”

  1. Bujang kelana

    Campuran aspalnya nggak sesuai spesifikasi sehingga cepat rusak

  2. apanya yg mau di cek? Ngerti kerjaan aja tidak tu kabidnya

Komentar Anda

Radar Kepri Indek