'
| | 762 kali dibaca

Sebelum ke Jogja, 25 Orang Guru Dan Siswa Peserta Study Pembelajaran Bertemu Walikota

Foto bersama Walikota Tanjungpinang dengan guru dan siswa yang akan berangkat ke Jogjakarta

Foto bersama Walikota Tanjungpinang dengan guru dan siswa yang akan berangkat ke Jogjakarta.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sebanyak 25 orang guru dan 25 siswa terpilih dari seluruh SMA/SMK se-Kota Tanjungpinang bertemu dengan Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, SH sebelum bertolak ke Jogjakarta dalam rangka kegiatan study pembelajaran di beberapa sekolah unggulan di Kota Gudeg tersebut.

Pertemuan dilakukan Selasa (26/08) di ruang rapat lantai III kantor Walikota Tanjungpinang, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang Drs. HZ. Dadang. AG, rombongan peserta bersilaturahim dengan walikota.Para siswa datang dengan didampingi oleh orang tua masing-masing.

Dikatakan Dadang, program study pembelajaran ini bertujuan untuk merangsang dan memotivasi para guru dan siswa peserta program untuk dapat belajar dan mengajar di Jogjakarta sebagai Kota Pelajar, dan kemudian ilmu yang didapat disana dapat diterapkan di Kota Tanjungpinang.”Tujuan kegiatan ini sekaligus untuk mengevaluasi system pendidikan di Kota Tanjungpinang. Materi pelajaran pasti sama, hanya saja kualitas SDM nya yang berbeda. Untuk itulah kita mengutus para orang-orang pilihan ini untuk melakukan observasi sekaligus belajar disana.”kata Dadang.

Lebih lanjut dikatakan Dadang, aktivitas yang dilakukan para peserta selama di Jogjakarta sama dengan aktivitasnya di Tanjungpinang. Bagi para guru, selain observasi juga tetap akan mengajar di beberapa sekolah pilihan yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Jogjakarta. Begitu pula halnya dengan para siswa. Mereka akan ditempatkan di SMA dan SMK pilihan dan melakukan aktivitas belajar mengajar seperti biasa. Untuk siswa, akan disediakan orang tua asuh yang juga merupakan guru di sekolah yang telah ditetapkan tersebut. Dengan demikian, pengawasan yang intensif, baik dari pengawas Kota Tanjungpinang maupun tenaga pendidik di sekolah tersebut, tetap dilakukan selama siswa belajar disana.

Proses studi pembelajaran akan dilakukan selama 14 (empat belas) hari kalender. Sekolah-sekolah yang dipilih pun merupakan sekolah unggulan di Kota Gudeg. Selama 14 hari tersebut, para peserta baik guru dan siswa diharapkan dapat mempelajari hal-hal apa saja yang kurang atau belum diterapkan di Kota Tanjungpinang. Mengapa kualitas SDM disana jauh lebih baik dibandingkan Kota Tanjungpinang, kiat-kiat apa saja dalam proses belajar mengajar disana yang membuat para siswa dan guru begitu terpacu untuk berprestasi, serta rahasia-rahasia lain yang wajib untuk diobservasi dan dipelajari. Tujuannya, agar system pendidikan di Kota Tanjungpinang bisa dievaluasi dan bila perlu dilakukan perubahan demi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kota Gurindam ini.

Rombongan akan bertolak ke Jogjakarta pada 7 September mendatang via Bandara RHF. Selama disana, para siswa pada khususnya, akan menjadi tanggungan negara sehingga para orang tua tidak perlu cemas melepas anaknya untuk belajar di Kota Jogjakarta. Walikota sendiri berpesan kepada para peserta, khususnya siswa, agar menjaga kesehatan serta konsentrasi penuh dalam melakukan study disana.”Manfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya. Jangan kaku, bergaullah sebanyak mungkin dan cari informasi sebanyak-banyaknya. Pulang dari sana nanti, semua guru dan siswa wajib membuat laporan hasil study.”pesan Lis.(hum/red)

Ditulis Oleh Pada Sel 26 Agu 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek