' '
| | 733 kali dibaca

Sebanyak 200 Orang Lansia Ikuti Seminar Kesehatan

Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH ketika menghadiri sosialisasi kesehatan untuk lansia.

Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH ketika menghadiri sosialisasi kesehatan untuk lansia, Kamis (03/04)

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sebanyak 200 orang warga lanjut usia (lansia) dari 4 kecamatan mengikuti Seminar Kesehatan Pemberdayaan Komisi Daerah Lanjut Usia Kota Tanjungpinang yang digelar Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Tanjungpinang. Seminar kesehatan ini dibuka secara resmi oleh Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, SH, Kamis (03/04) di Aula Bulang Linggi Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang.

Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan serta peran serta warga Lansia dalam pembangunan khususnya di bidang kesehatan, demikian disampaikan Dimyath selaku Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Tanjungpinang. lebih lanjut dikatakannya, ada 16.449 jiwa yang merupakan warga Lansia di Kota Tanjungpinang, ini berarti dari total keseluruhan penduduk Kota Tanjungpinang 0,71 persennya adalah warga Lansia. Jumlah yang relatif cukup besar mengingat usia harapan hidup rata-rata manusia tahun 2014 adalah 72 tahun. Sementara, tahun 2004 usia harapan hidup hanya 66 tahun.

Lis sendiri sangat menghormati para warga Lansia. Menurutnya, belum tentu semua orang dapat mencapai usia lanjut dalam kondisi yang masih sehat dan aktif apalagi dapat mengikuti seminar kesehatan ini.”Saya senang melihat warga Lansia kita antusias mengikuti seminar ini. Ini merupakan bukti bahwa para Lansia kita masih sangat aktif dan produktif.”Kata Lis.

Ditambahkan.”Kegiatan seminar ini juga bisa dimanfaatkan oleh para warga Lansia untuk menyampaikan keluh kesahnya.” Katanya lagi.

Lebih lanjut dikatakan Lis, tahun ini pemerintah akan berusaha untuk membuatkan suatu wadah seperti sanggar bagi para Lansia untuk berkumpul dan bersosialisasi. Sanggar dimaksud nantinya akan berfungsi sebagai tempat untuk menyalurkan kreatifitas para Lansia dan akan dilengkapi dengan sarana olahraga dan sarana pendukung lainnya. “Sanggar Lansia ini tidak sama dengan panti jompo ya…” Kata Lis. “Sanggar ini adalah tempat bagi para Lansia untuk bersosialisasi sekaligus berkreasi. Karena walaupun usianya sudah lanjut bukanlah halangan bagi Lansia untuk bisa beraktivitas yang lainnya. Justru harus lebih sering mengasah otak agar tidak cepat pikun.” Jelas Lis panjang lebar.

Rencana pembangunan sanggar Lansia ini, kata Lis, akan lebih ditindaklanjuti lagi dengan melibatkan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta dinas-dinas terkait lainnya. “Kalau tahun ini belum dapat lahan, kita akan mencarikan tempat sementara dulu yang bisa dipakai. Insyaallah tahun depan akan kita anggarkan.” Ungkap Lis.(hum/red)

Ditulis Oleh Pada Kam 03 Apr 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda