' '
| | 530 kali dibaca

RSUD Natuna Tak Sediakan Obat Anti Virus

2016-12-10-14-35-26Natuna, Radar Kepri-Rumah Sakit Umum Natuna ternyata tidak ada menyediakan stok obat anti virus, seperti sejenis Flu Burung dan jenis -enis virus lainya.

Hal itu dijelaskan dr. Heny,  saat di konfirmasi radarkepri.com jumaat (09/12) sekitar pukul 09.50 Wib di ruang kerjanya RSUD Natuna.

Menurut dr. Heny,”Setahu saya RSUD Natuna  belum ada persediaan stok obat anti virus sejenis Flu Burung dan virus virus lainya itu yang ada hanya obat anti biotik.”terang Dr. Heny.

Sebab untuk obat pencegah sejenis flu Burung itu, harus butuh penelitian, kalau ada indikasi pasien sakit bersamaan dengan adanya burung atau Ayam ayam mati mendadak di sekitarnya harus segera dilaporkan ke Dinas Perternakan untuk diteliti lebih lanjut untuk memastikan apakah benar ada virus flu burungnya.

Sedangkan untuk pencegahan pasien yang terjangkit  jenis virus flu Burung kata Heny.”Ya ditangani sama dengan pasien lainnya, kalau dia sesak nafas ya dibantu dengan alat pernafasan, kalau pasien mengalami panas tinggi ya di kasih obat untuk turun panas seperti prasetamol dan sejenisnya.

Apakah dirumah sakit ini diperlukan stok obat sejenis anti virus flu burung? Dr. Heny mengatakan.”mMmang kita untuk mendapatkan obat anti virus itu harus ada korban dulu. Setelah diteliti pasien itu positif terjangkit virus flu Burung, dan burung burung jenis unggas atau Ayam ada mati mendadak gitu. baru kita melaporkan ke dinas kesehatan dan dinas peternakan untuk pencegahan terhaap masyaakat lainya agar tidak terjangkit penularan virus tersebut.”Jelas Dr.Heny.

Masih Dokter penyakit Dalam ini menjelaskan.” Virus ini juga banyak tingkatanya, ada kelas kelasnya juga itu makanya kita harus tau betul dulu virusnya jenis apa, baru kita pesan obatnya. Lagian obat anti virus itu mahal makanya banyak rumah sakit yang tidak ada stoknya. Rumah Sakit (RS) yang stok obat anti virus sejenis flu Burung hanya ada di Rumah Sakit besar di Jakarta. Kalau kita hanya ada  stok obat anti biotik “Papar Dr.Heny.

Menanggapi penjelasan Dr. Heny  tersebut, masyarakat berharap RSUD Natuna  juga dapat  menyediakan stok obat berbagai jenis anti virus untuk pencegah  atau penyelamatan pasien  yang diduga terjangkit virus apapun, semahal apapun pemerintah harus menyediakannya untuk masyarakat.
Sebaiknya jangan tunggu pasien meninggal dunia dulu baru sibuk mencari obat untuk pencegahan jangan menular ke masyarakat lainya.”Kami mohon kepada pemerintah Bupati Hamid Rizal,  melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna,  untuk menyediakan obat sejenis anti virus di RSUD Natuna, jangan biarkan masyarakat mati dulu baru sibuk  percuma.”Harap Agustini warga Ranai.

Agus juga menyarankan kepada pihak rumah Sakit Umum Daerah  Natuna kalau belum ada hasil pemeriksaan laboratorium  positif jangan menduga duga penyakit pasien, bahkan sampai akan memasukan pasien keruangan isolasi. Sedangkan hasil lebnya  belum jelas.

Akibat kerjaan Dokter yang meraba raba dalam menjelaskan penyakit pasien.”Membuat kami selaku keluarga menjadi resah dan jantungan. bukanya kami tidak berterimakasih atas pelayananya.”ucapnya.
Ditambahkan.”Saya berharap kepada  Dokter dan  perawat  kucuplah kami saja yang sempat dibuat resah, jangan ada lagi psien lainya,  seharusnya dokter dan pasien dapat menyejukan hati pasien dan keluarga tidak membuat resah,”Harap Agustini. (herman)

Ditulis Oleh Pada Sab 10 Des 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda

Radar Kepri Indek