'
| | 790 kali dibaca

Risnandar, Ketua Pansel Pilkades Bintan Buyu “Kangkangi” Perda

images

 

Tanjungpinang,Radar Kepri-Terkait Panitia Pelaksana (Pansel) Pemilihan Kepala Desa Bintan Buyu yang telah melanggar Peraturan Daerah nomor 1 tahun 2015 yang meloloskan anak dibawah umur.

Besok akan di adakan pertemuan di kantor Bupati Bintan guns membahas kesalahan pansel Bintan Buyu tersebut. Sejumlah sanksi termasuk tindak pidana pemalsuan dan memberikan keterangan palsu alias tidak benar di akta otentik juga sudah menanti pansel yang sengaja lalai.

Zulkifli Selaku Calon Kepala Desa yang tidak lolos tidak terima melihat Ketua Pansel Melanggar Perda, membenarkan bahwa hari Senin tanggal 25 april akan diadakan Rapat, Dalam Rapat tersebut akan didudukan kembali yang terlibat dalam hal ini dan ia mendapatkan informasi tersebut pada Rapat hari Jum’at (22/04) lalu yang dikatakan oleh Risnandar, Ketua Pansel.

Lagi Zul, jika Ketua Pansel pencalonan Kepala Desa tetap mengacu kepada Peraturan Bupati berarti mereka mau mengelabui Undang-Undang yang ada di Perda tersebut. “Perbup itukan hanya Peraturan Pelaksana,walaupun disitu tidak disebutkan umur Calon, namun di Perda ada dicantumkan, daerah ini punya aturan yang kuat dan harus di ikuti, “terang Zul saat dihubungi.

Risnandar ketua Panitia Penyelenggara pencalonan Kepala desa Bintan Buyu Saat dihubungi radarkepri.com mengatakan pada Hari jumat lalu pihaknya telah mengadakan rapat di tingkat desa dalam Rapat tersebut Pertama mengacu kepada Perbup yang tidak mencantumkan Umur bagi pencalonan. Kalau masalah tinggi mana antara Perbup dan Perda itu saya tidak tahu,yang jelas kita tetap mengacu kepada Perbup.”ucap Risnandar. Tentu saja ucapan Risnandar ini mengejutkan dan menunjukkan betapa rendahnya kualitas pengetahuan seorang ketua pansel sehingga tidak tahu Perda lebih tinggi dari Perbub.

Kemudian Lanjut Risnandar terkait ada rapat mengenai Pencalonan kepala desa besok di kantor Bupati Bintan ia belum mengetahui Hal tersebut,”Saya belum dapat informasinya ada rapat besok mengenai ini,”Katanya.

Padahal,yang dikatakan Zulkifli dalam rapat hari jum’at lalu Risnandar jelas-jelas mengatakan akan diadakan rapat di kantor Bupati pada hari Senin. Tidak hanya itu, Risnandar menjelaskan yang tertuang didalam Perda tersebut itu benar, hanya saja ia tetap mengacu kepada Perbup,”Saya tidak mengacu kepada Perda,Saya mengacu kepada Perbup karena didalam Perbup tidak dicantumkan Umur bagi Pencalonan,”Jelasnya. Padahal dilaksanakannya pilkades itu berdasarkan UU dalam hal ini Perda. Sedangkan teknis pelaksanaan dituangkan dalam Perbup.

Lebh aneh lagi, ada anggota DPRD Bintan yang diduga dengan sengaja melanggar Perda yang telah mereka setujui dalam paripurna 2015 bersama Bupati Bintan.

Hal inilah dilanggar oleh Ketua Pansel Pilkades Bintan yang tetap mengacu kepada Peraturan Bupati (Perbup) yang tidak tercantum Umur pencalonan. Padahal dalam Perda nomor 1 tahun 2015 pasal 22 huruf e dengan tegas disebutkan, calon kepala desa WAJIB berumur 25 tahun saat mendaftar.(akok)

Ditulis Oleh Pada Ming 24 Apr 2016. Kategory Bintan, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda