' '
| | 1.332 kali dibaca

Retribusi Parkir di Tanjungpinang Dikuasai Preman

Kemacetan di Hang Tuah, Tepi laut  yan diduga dikelola oleh kelompok preman tertentu sehingga merugikan PAD Pemko Tanjungpinang.

Kemacetan di Hang Tuah, Tepi laut akibat parkir liar yang diduga dikelola oleh kelompok preman tertentu sehingga merugikan PAD Pemko Tanjungpinang. Foto diambil Sabtu (12/10) by aliasar radarkepri.com.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Sabtu malam (12/10) sekitar pukul 20:31 Wib Jalan Hang Tuah, Tepi laut terlihat padat dan macet. Hal ini terlihat mulai dari Anjung Cahaya hingga Jalan Merdeka. Puluhan kendraan roda dua dan roda empat “mengular”  parkir liar dibadan jalan. Akibatnya,sepanjang jalan itu macet total, beberapa pengguna jalan dan pedagan lainya merasa terganggu dengan parkir liar tersebut.

Jimi, seorang pengendara motor mengatakan.”Tidak terlihat Dinas Perhubungan Komunikasi Informasi (Dishubkomimfo) dan kepolisian kota Tanjungpinang mencarikan solusi mengatasi kemacetan yang terjadi siang dan malam di jantung kota Gurindam ini.”keluhnya.”Setiap malam kemacetan seperti ini terjadi. Dan petugas parkir ini bukan resmi ini mas. Pandai-pandai dia orang itu saja, Kalau resmi tentu ada kartu, surat tugas mereka. Sejak parkir ini dikuasai preman, jalan untuk masuk ke kedai-pun jadi tertutup.”Kesal pedagang yang minta namanya tidak dipublikasikan itu.

Sumber yang sama menambahkan.”Kita sangat berharap pada pak walikota, agar parker liar seperti ini dibenahi dengan baik. Kalau seperti ini-kan sama juga dengan pungutan liar (Pungli). Jika dibenahi dengan baik, bukan sedikit duitnya ini mas.”Tambahnya

Masih sumber.”Saya dengar-dengar parkir disini ada seorang preman yang mengepalai dalam pengelolaan parkir disepanjang jalan ini mas. Kecuali parkir di dalam lokasi Anjungan Cahaya. Kalau di Anjungan Cahaya mungkin yang mengelola pemilik Anjungan Cahaya itu sendiri. Saya kurang jelas yang mengelola parkir dianjungan Cahaya itu, yang jelas bukan grup orang-orang ini.”Jelasya.

Pantauan Radar kepri dilapangan, kemacetan bukan terjadi disepanjang jalan Hang Tuah saja, Kemacetan terjadi hampir diseluruh jantung kota Tanjungpinang ini, mulai dari pusat kota, hingga Bintan Centre kilometer 9 akibat kendaraan tersebut parkir di bahu jalan.

Hal ini diperparah lagi dengan di sekat-sekatnya jalan oleh pemilik rumag toko (ruko). Termasu bank-bank yang ada didalam kota, juga menyekat-nyekat jalan umum untuk parkir pelanggan atau nasabahnya.

Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyag SH sudah saatnya mengevaluasi kinerja Kadis Dishubinfokom yang tak kunjung becus menertibkan parkir liar. Padahal, jika ditertibkan dan pengelolaannya dilaksanakan oleh Pemko Tanjungpinang akan meningkatkan Pendapata Asli Daerah (PAD) Tanjungpinang yang anjlok tahun ini.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Ming 13 Okt 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda