| | 646 kali dibaca

Rakyat Batam Demo Tolak Kenaikan BBM, Walikota Pelesiran ke Eropa

Ir.Amir Saripudin-

Ir.Amir Saripudin.

Batam, Radar Kepri-Ketika puluhan ribu masa di kota Batam menggelar aksi demo menyampaikan penolakan kenaikan harga BBM subdisi. Walikota Batam Drs H Ahmad Dahlan yang juga ketua DPC Partai Demokrat ini “pelesiran” ke luar negeri, Eropa dan Amerika.

Ulah walikota Batam yang tak kunjung menindak tegas pegawainya yang “hobi” selingkuh ini mendapat kecaman dari ketua Majelis Pertimbang Cabang Partai Demokrat Batam, Ir Amir Saripudin.”Wako itu aka nada aksi masa menolak kenaikan BBM. Tapi malah “pelesiran” ke Amerika dan Eropa. Kesannya, walikota itu minggat dan tak peduli.”kata Ir Amir Saripudin yang menghubungi awak media ini melalui handphonenya Senin (16/06).

Sebagai kader Partai Demokrat, lanjut Ir Amir Saripudin.”Bagi saya ini sangat memalukan karena Walikota Batam itu Ketua DPC Partai Demokrat. Sebagai Ketua Partai demokrat dan seorang pemimpin, seharusnya tidak boleh lari  dari tanggung jawab. Ditengah-tengah adanya gejolak penolakan BBM di masyrakat,  mareka malah meninggal kota Batam.”sesalnya.

Lebih lanjut Amir Saripudin mengatakan”Sebagai seorang peminpin, harusnya tidak boleh lari dari kenyataan. Apapun yang terjadi di tengah-tengah masyarakat Batam. Walikota Batam harus siap menghadapinya, bukan malah kabur keluar negri.”Ujarnya.

Dan perlu juga dipertanyakan, lanjut Amir Saripudin.”Dalam rangka apa sih  ke pergian walikota Batam itu keluar negeri. Dan biaya keluar negrei itu memakai uang apa ?. APBD atau uang pribadi. Kalau kepergiannya itu memakai uang rakyat, sehurusnya tentu dipertanggungjawabkan pada Rakyat. Menjelaskan pada rakyat Batam, apa ouput dari kunjungannya tersebut pada rakyat Batam. Kalau pribadinya, itu tidak perlu dipertanggung jawabkan pada rakyat.”timpalnya.

Fakta baru tidak adanya pertanggungjawaban dari ketua DPC Demokrat Batam tersebut, yang saat ini menjabat walikota Batam. Setelah 3 bulan terakhir banyaknya  menghabiskan waktu diluar kota. Dengan alasan pendidikan ini dan itu yang tidak ada manfaatnya bagi rakyat.”Semantara itu, masyarakat dikota Batam di tinggalkannya serba kekurangan. Salah satu contoh, masyarakat saat ini menghadapi kelangkaan gas, PLN sering mati dan harga sembako di kota Batam tidak terkendali. Sehingga ibu-ibu rumah tangga banyak yang menjerit dengan melambung harga sembako.”jelasnya.

Hal ini terjadi akibat rencana pemerinta menaikan harga BBM, sementara peminpinannya berangkat meninggalkan rakyat dalam keadan sedang kekurangan.” Berangkat keluar negeri karena sedang menjabat, mumpung di biayai negara.”papar Amir.

Sementara itu Kabag Humas Pemko Batam Ardi Winata yang di konfirmasi oleh awak media ini melalui SMS via ponselnya.Sampai berita ini diturunkan belum ada jawabannya.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Sel 18 Jun 2013. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek