' '
| | 1.929 kali dibaca

Raja Amirullah, Mantan Bupati Natuna Segera Disidangkan di Pengadilan Tipikor

Beginilah kondisi Raja Amirullah, tersangka tindak pidana korupsi yang tidak ditahan dengan dalih sakit, foto di abadikan 11 Minggu lalu.

Beginilah kondisi Raja Amirullah, tersangka tindak pidana korupsi yang tidak ditahan dengan dalih sakit, foto di abadikan 11 Minggu lalu.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Kejaksaan Negeri Ranai telah melimpahkan dugaan korupsi Raja Amirullah Apt ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PN Tanjungpinang, Kamis (15/01). Anehnya, Kejaksaan terkesan “takut” menahan mantan Bupati Natuna tersebut.

Karena, hingga berkas masuk ke pengadilan, tersangka Raja Amirullah ternyata tidak dikenakan penahan seperti tersangka korupsi lainnya dengan dalih sakit. Namun hingga hari ini, sakit yang diderita pemilik apotik Garuda itu tak diketahui.

Dilimpahkanya berkas dan tersangka Raja Amirullah Apt ini dibenarkan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Ranai, Bambang Widianto SH ketika dikonfirmasi radarkepri.com pada Kamis (15/01).”Sudah (P21), rencana hari ini dilimpahkan.”tulis Bambang Widianto SH.

Pada kesempatan terpisah. Wakil Panitera (Wapan) Sekretaris PN Tanjungpinang, Muhiyar SH MH dijumpai radarkepri.com diruang kerjanya membenarkan pelimpahan kasus dugaan korupsi mantan Bupati Natuna tersebut.”Iya bang, ini baru masuk. Tadi sudah saya antarkan berkasnya ke pak ketua untuk ditetapkan majelis hakim yang akan memeriksa dan mengadili perkara tersebut.”terangnya.

Berkas perkara Raja Amirullah Apt menjadi kasus korupsi perdana yang masuk ke Pengadilan Tipikor pada PN Tanjungpinang.”Baru kasus ini untuk perkara korupsi yang masuk pada tahun 2015 ini. Untuk lebih jelasnya ke humas PN Tanjungpinang saja, pak Bambang Trikoro SH MH.”saran Muhiyar SH MH.

Proses hukum tersangka yang juga politisi Partai Golkar ini terkesan lamban dan diskriminatif, sejak dinyatakan berkas lengkap (P21) tahap 1 pada 22 Oktober 2014 lalu. Baru sekitar sepekan lalu, berkas tersangka Raja Amirullah Apt diserahkan Kejaksaan.”Sekitar sepekan lalu tersangka diserahkan ke kita (Kejaksaan,red). Tanggal pastinya penyerarahan itu nanti ya bang, saya lagi diluar kantor.”jawab Kasi Pidsus Kejari Ranai, Bambang Widianto SH melalui pesan singkat, Kamis (15/01).

Tersangka Raja Amirullah tersandung kasus tindak pidana korupsi pembebasan lahan untuk fasilitas umum (Fasum) dan fasilitas sosial (Fasos) pembangunan Jalan di Sei Pauh, Desa Sungai Uluh, Bunguran Timur Kabupaten Natuna.  Bakhtiar dan Asmiyadi, dua terdakwa telah dihukum oleh Pengadilan Tipikor pada PN Tanjungpinang pada 04 Agustus 2014 lalu atau sekitar 5 bulan lalu.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Kam 15 Jan 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek