'
| | 858 kali dibaca

“Pungli” di Pelindo, Hari Ini Dibahas Datun Kejari Tpi

Karcis pelabuhan domestik Sri Bntan Pura Tanjungpinang

Karcis pelabuhan domestik Sri Bntan Pura Tanjungpinang, Rabu (03/12).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Terkait dengan hasil temuan Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Tanjungpinang bersama unsur pimpinan, Ade Angga dari Partai Golkar bersama M Syahrial SE (PDI-P) serta M Arif (PKS) tentang harga pass masuk pelabuhan Domestik yang di kelola PT Pelindo kota Tanjungpinang, beberapa waktu lalu dengan harga Rp 5000 hingga hari ini belum ada perubahan.
Buktinya, Rabu (03/12) harga tiket masuk pelabuhan tersebut masih Rp 5000 padahal menurut, Surat Keputusan (SK) Direksi Pelabuhan Domistik tersebut harga pass masuk pelabuhan Rp 4250. Penjualan pass masuk pelabuhan tersebut, terkesan pungutan liar (pungli)
Temuan ini didapat, ketika awak media ini melakukan investigasi di pelabuhan domestik tersebut membeli pas masuk, Rabu (03/12). Harga pass masuk pelabuhan domestik belum ada perubahan, masih seharga Rp 5000. Meskipun sudah dilakukan sidak oleh anggota DPRD tersebut.

Namun, pihak pelabuhan masih saja belum mau merubah harga tarif masuk pelabuhan, Pihak pelabuhan terkesan “menantang”  hasil sidak anggota DPRD tersebut.

Kasus dugaan korupsi berupa pungli oleh pejabat Pelindo Kota Tanjungpinang ini ternyata sudah diselidiki Kejaksaan Negeri Tanjungpinang yang langsung memanggil pihak PT Pelindo guna dimintai keterangan.”Sifat klarifikasi terhadap permasalahan tersebut.”sebut Kasi Intel Kejari Tanjungpinang, M Rasyid SH.

Setelah mendapat keterangan lisan dan dibuat berita acaranya, pihak Kejaksaan, menurut M Rasyid menyerahkan proses hukum kasus tersebut ke bagian Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) untuk diselesaikan.”Masalahnya, uang untuk Pemko Tanjungpinang yang dipungut oleh PT Pelindo itu setorkan ke PT Pelindo pusat di Medan. Jadi uangnya masih ada, tapi tidak bisa diserahkan ke Pemko Tanjungpinang karena perjanjian kerjasama antara Pelindo dengan Pemko Tanjungpinang telah berakhir pada Maret 2013 lalu.”terang M Rasyid pada radarkepri.com, Rabu (03/12).

Sementara itu, Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah dijumpai radarkepri.com dihari yang sama mengatakan.”Besok (hari ini, Kamis, 03/12) ada pertemuan dengan Kejaksaan dan Pelindo membahas masalah tersebut. Saya sudah tugaskan salah seorang asisten untuk menghadiri pertemuan itu. Kita tunggu sajalah hasilnya.”singkat Lis sapaan H Lis Darmansyah SH.(aliasar/red)

Ditulis Oleh Pada Kam 04 Des 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek