' '
| | 5.899 kali dibaca

Puluhan Pasien dr L Dwi Hartadi Tandatangani Surat Jaminan Penangguhan Penahanan

Warga dan pasien dr L Dwi Hartadi memberikan dukungan untuk penangguhan penahanan.

Warga dan pasien dr L Dwi Hartadi memberikan dukungan untuk penangguhan penahanan.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Puluhan warga yang mengaku pasien terdakwa dr L Dwi Hartadi menandatangangi selembar surat berisi permintaan penangguhan penahanan untuk dokter umum yang membuka praktek di Jl Bakar Batu, Tanjungpinang tersebut. Rencanya, surat tersebut akan disampaikan secepatnya.

Para pasien dan mantan pasien dr L Dwi Hartadi yang mayoritas warga Tiongha terlihat selalu ramai memberikan dukungan moral agar dr L Dwi Hartadi tabah dan kuat dalam menjalani persoalan ini.”Dokter Dwi olang (orang, red) baik punya le, wa (saya, red) yakin dia tak salah.”ucap seorang warga Jl Gambir yang hadir di persidangan dr L Dwi Hartadi, Selasa (26/05) sore.

Puluhan warga tersebut bukan hanya berasal dari golongan ekomomi mampu, beberapa orang warga rela datang ke pengadilan dengan angkutan kota (angkot)m pulangnya juga memakai angkit.

Ayong, seorang langganan pasien dr L Dwi Hartadi pada radarkepri.com mengungkapkan.”Saya sudah lebih 10 tahun jadi pasien pak Dwi, sudah pernah pindah ke dokter lain, tapi tak cocok.”kata Ayong.

Menurut Ayong, cara dan kerja dr L Dwi Hartadi professional.”Kalau dia tidak bisa mengobati, dia akan merujuk ke rumah sakit atau dokter ahli. Jadi tidak mencoba-coba dalam menyembuhkan dan member obat pada pasiennya.”ucapnya.

Ayong dan puluhan pasien dr L Dwi Hartadi berharap majelis hakim PN Tanjungpinang yang memeriksa dan mengadili perkara tersebut mengabulkan permohonan para pasien dr L Dwi Hartadi tersebut.”Kami mengetuk hati nurani hakim agar memberikan penangguhan penahanan, saya yakin dan percaya dokter Dwi tidak akan lari. Dia orang baik, buktinya selama di Polda Kepri, dia kooperatif.”tutur Ayong.

Ayong menilai proses hokum terhadap dr L Dwi Hartadi ini terindikasi “penzaliman”, karena yang melaporkan kasus tersebut adalah anak dari pemilik Korindo Grop.”Anehnya, ketika ditawarkan uang yang disebut digelapkan dokter Dwi itu dikembalikan, mereka tidak mau. Karena beberapa pengusaha, terutama rekan dokter Dwi siap membeli lahan yang dibebaskan dr Dwi, tapi mereka tidak mau.”tutup Ayong.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Rab 27 Mei 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda