| | 1.159 kali dibaca

PT Apollo Aneka Persada Diduga Buang Limbah ke Parit

PT Apollo Aneka Persada yang diduga membuang limbah ke parit warga

PT Apollo Aneka Persada yang diduga membuang limbah ke parit warga.

Batam Radar Kepri- PT Apollo Aneka Persada Batam di kawasan industry Batam Center, diduga buang limbah ke parit, tepat dibelakang perusahaan. Akibat warna air dan parit berubah menjadi hitam dan rumput yang tumbuh di sisi parit menjadi mati.

Hal ini disampaikan Tom, aktifis lingkungan kota Batam, Selasa (30/12) pada awak media ini.”Saya melihat dibelakang perusahaan tersebut nampak seperti limbah oli, sehingga rumput yang ada di sekitar parit mati. Saya menduga perusahaan tersebut sengaja menbuang limbah oli kotor sejenis limbah B3, di buang di kala hujan datang.”terang Tom.

Sehurusnya apapun alasan perusahaan industry tidak boleh membuang limbah, dalam bentuk apapun jenis limbahnya secara sembarangan, karena setiap perusahaan pembuangan limbah itu sudah ada aturannya.”Seharusnya perusahaan  peduli dengan lingkungan, kita harus menjaga lingkungan dari pencemaran, apalagi pencemaran limbah B3. Atas pencemaran ini saya akan buat laporan kepada kementrian lingkungan hidup, terutama  kita buat laporan  kepada dinas Bapedalda kota Batam.”ujarnya.

Terkait  hal diatas, awak media mencoba melakukan konfirmasi pada pihak PT Apolo Aneka Persada, yang disebut bernama Troy, HRD di perusahaan PT Apolo Aneka Persada. Semula mereka bersedia untuk menerima  awak media ini, hal ini disampaikan oleh salah sorang warga penjaga keamanan diprusahaan tersebut. Setelah berselang 5 menit, mereka menelepon penjaga keaman tadi, bahwa Troi tidak bersedia untuk dikonfirmasi dengan alasan kalau wartawan ini tidak menbawa surat tugas, padahal media ini telah mengatakan dari media radarkepri online, dengan menperlihakan kartu pers-nya.

Setelah gagal melakukan konfrimasi dengan Troi, HRD sang petugas keamanan itu, memberikan Nomor Hp yang disebutnya sebagai Menejer PT. Apolo Aneka Persada yang bernama Jeny. Jeny yang dikonfirmasi awak media melalui SMS ponselnya terkait perihal limbah diatas sampai berita ini diturunkan belum ada jawabannya.(taherman)

Ditulis Oleh Pada Sel 30 Des 2014. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda