' '
| | 1.380 kali dibaca

Proyek Waterfront City Jadi Temuan BPK

Tongkang membawa pasir untuk proyek penimbunan water front city.

Tongkang membawa pasir untuk proyek penimbunan water front city.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Jika pada tahun 2013 lalu, Kabupaten Bintan meraih juara I sebagai Kabupaten terkorup. Maka runner up alias juara II kabuten paling korup layak disematkan pada Kabupaten Kepulauan Anambas  (KKA) yang dipimpin Drs Tengku Muhtarudin.

Sepanjang tahun 2013 saja, terdapat sejumlah kasus korupsi asal KKA yang telah masuk ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di PN Tanjungpinang. Mulai dari kasus alat kesehatan (alkes) hingga kasus ambruknya dermaga Sunggak dan dugaan korupsi mega proyek water front city (WFC) senilai Rp 64 Miliar lebih.

Sumber media ini menyebutkan, dalam audit yang dilaksanakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kepri di Batam ditemukan dugaan potensi kerugian Negara sebesar Rp 1,2 Miliar.”Volume pasir timbunan tidak sesuai dengan pembayaran, seharusnya 6 tongkang pasir yang ditimbun. Tapi faktanya, hanya 3 tongkan saja yang datang, namun dibaway penuh untuk 6 tongkang.”sebut sumber media ini.

Hingga berita ini dimuat, media ini belum berhasil menjumpai PPTK dan kontraktor pelaksana kegiatan serta auditor BPK Kepri guna konfirmasi dan klarifikasi.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Rab 28 Mei 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

1 Comment for “Proyek Waterfront City Jadi Temuan BPK”

  1. Cinta Kepri

    Dasar tempuyak.. tempuyak juga…! Beginilah Oknum Pemda KKA kalau tak menncatot mane bise beli bini mude… hewhewhew

Komentar Anda