'
| | 1.022 kali dibaca

Proyek Air Bersih di Tanjung Gantung Jebol

Proyek air bersih di Tanjung Gantung, pulau Sebangka kecamatan Senayang, kabupaten Lingga,

Proyek air bersih di Tanjung Gantung, pulau Sebangka kecamatan Senayang, kabupaten Lingga,

Lingga, Radar Kepri-Proyek pengadaan air bersih di Kecamatan Senayang dengan Dam sebagai sumber air jebol. Waduk bendungan air di Tanjung Gantung, Pulau Sebangka Senayang, terkesan di buat asal jadi. Pantauan di lapangan, bak waduk tersebut tidak memakai Besi, ditambah lagi dengan pipanisasi dari bendungan sungai melalui pesisir pantai tanpa di tanam dalam tanah.
Ketua Lembaga Swdaya Masyarakat Gabungan Anak Senayang (LSM-GAS), Midarman terlihat kesal terhadap kontraktor pelaksana PT Judhi Sakti Engineering dan Konsultan Pengawas PT Dellasonta Moulding. Proyek Tahun 2012 tersebut, dianggap gagal, karena hanya dalam hitungan bulan DAM air sudah patah, membuat warga Senayang resah.”Masalah ini sudah lama kita beri tahu pada kontraktor supaya memperbaikinya. Yapi niat baik dari pihak Perusahaan tidak terlihat sampai saat ini. Apa yang kami sampaikan  tak di gubris, padahal keinginan kita menyelesaikan secara kekeluargaan.”ungkapnya Rabu (27/11) di lokasi bendungan air.
Midarman menilai, pembangunan air bersih dengan anggaran yang begitu besar tanpa ada pengawasan yang ekstra. Pada akhirnya, hasil dibuat kontraktor tak ada manfaat, pengadaan air bersih yang di peruntukan untuk masyarakat Senayang tak kunjung terealisasi.”DAM penahan air sudah ada yang patah, pipa saluran dari DAM bocor. Bahkan air juga menerobos melalui jalur lain. Harusnya pekerjaan itu di sesuaikan dengan kondisi alam, perencanaan sebuah proyek harus jelas sesuai kondisi lapangan ini terlihat tidak sesuai dengan perencanaan.”kesalnya.
Membuat dirinya dan masyarakat tambah kesal, pipa saluran air melintasi pesisir pulau tidak di tanam sebagaimana semestinya.”Harusnya, pihak kontraktor tidak meletakkan begitu saja. Apa bila ada pohon kayu tumbang, menimpa pipa, sudah barang tentu saluran air tersebut pecah.”tuturnya.
Ditambahkan Midarman.”Pipa yang tak ditanam itu lumayan juga panjangnya melintasi pesisir pantai. Bahkan, dulu pernah pihak kontraktor tak menanam pipa masuk pemukiman, kami komplain, baru mereka menanamnya.”imbuhnya.
Membuat warga Senayang marah, tambah Midarman.”Lontraktor tak menggubris, bahkan pihaknya mengancam akan melapor ke Gubenur Kepri. Pihak kontraktor berang dan mengatakan silakan lapor gubenur.”ujarnya.
Di lokasi, site Menejer PT Judhi Sakti Engineering, Muhammad Isa selaku pemenang tender mengatakan, kedatangannya ke waduk yang ia bangun selesai Desember Tahun 2012 tersebut untuk memperbaiki, menurutnya.”Saya bekerja sudah sesuai bestek, tanpa menguranginya. Sebenarnya kita buat sesuai perencaan, DAM kita buat 8 Meter, tanpa menggunakan besi. Memperbaikinya, kami buat rencana baru dengan membuat pintu air di sebelah kanan DAM. Kejadian ini diluar dugaan kami.”jelasnya sedikit berkilah menjawab pertanyaan wartawan.
Isa mengakui, proyek air bersih tersebut sudah ada serah terima dengan PU Provensi Kepri. Serah terima dengan Pemkab Lingga belum dengan alasan Pemkab Lingga belum merealisasikan 10 persen untuk penyambungan pipa ke masyarakat.”Kalau pemeliharaan habisnya pada bulan Juni 2013 lalu, tapi kita akan perbaiki kerusakan DAM ini.”katanya singkat.
Pantauan  di lapangan, kontraktor bersama PU Perovinsi Kepri turun ke lokasi sungai Tanjung Gantung. Sungai lebar 11 Meter, sungai di DAM sepanjang 8 Meter, akibat air, patah atau ambruk 3 Meter. Yang 3 meter dibuat sebagai pembuangan, akibat tekanan arus, pembuangan tersebut bertambah besar, air mengalir melewati aliran itu, hingga tekanan air melalui pipa berkurang. Di sepanjang pantai pesisir Pulau Sebangka, terlihat jelas pipa air bersih tanpa ditanam, dan rawan pecah apabila tertimpa kayu.(tmb)

Ditulis Oleh Pada Kam 28 Nov 2013. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek