' '
| | 428 kali dibaca

Prof Dr Ryas Rasid, Sebut Tinggal di Natuna Bisa Panjang Umur

Ryas Rasyid dan Bupati serta pimpinan DPRD Natuna.

Natuna, Radar Kepri -Sekitar 300 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemda Natuna, menerima penganugerahan tanda kehormatan berupa Satyalancana Karya Satya. Oleh Bupati Natuna Drs H Hamid Rizal di Gedung Sri Serindit jalan Yos Sudarso Ranai Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna.

Penyerahan penghargaan Kamis, (12/10) itu, Bupati Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal,M. Si, didampingi oleh Wabup Natuna, Hj. Ngesti Yuni Suprapti, Ketua DPRD Natuna, Yusripandi.

Acara yang dimulai pada pukul 10.00 WIB itu, disaksikan langsung oleh Staff Khusus Menkopolhukam RI, Prof. Dr. Ryas Rasyid, Serta FKPD, pimpinan OPD, Anggota DPRD Natuna, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainya.

Pada acara itu Hamid Rizal menyampaikan, “Penghargaan yang diberikan kepada para pegawai yang menerimanya, merupakan sebuah amanah bagi mereka, untuk lebih proaktif dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Ini merupakan wujud apresiasi dari Pemerintah kepada ASN yang telah bersemangat, penuh dedikasi dan memiliki integritas, dalam menjalankan tugasnya.”Kata Hamid.

Masih Hamid, Mari kita sama-sama menjalankan tugas dan tanggungjawab atas program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat.

Hamid juga menghimbau, agar seluruh ASN mulai dari Desa dan kelurahan, harus bekerja maksimal, agar semua cita-cita tercapai dengan baik,” ungkap Hamid Rizal.”Harap Bupati.

Usai penyerahan penghargaan tersebut Hamid, juga berharap rencana pemekaran Provinsi Khusus Natuna Anambas benar benar cepat terwujud.

Staff Khusus Menkopolhukam RI, Prof. Dr. Ryas Rasyid, dalam pidatonya mengtakan, “Natuna seharusnya memang sudah layak membentuk sebuah Provinsi khusus. Pasalnya, letak geografis Natuna yang jauh dari Pusat Pemerintahan Provinsi dan Pusat, ditambah potensi sumberdaya alamnya yang menjanjikan, memang sudah selayaknya dilakukan pemekaran.”Tegas Rasyid.

Rasyid berpesan kepada
Pemkab Natuna, agar untuk tidak mengembangkan Industri didaerahnya. Pasalnya, perkembangan Industri mampu merusak keutuhan lingkungan dan kelangsungan hidup manusia kedepan “Terangnya.

Menurut Rasyid, kembangkanlah Industri yang alamiah saja, seperti Kalifornia dan Hawai, kedua Negara terkaya itu, tidak membangun Industri, tapi hanya mengembangkan pariwisata dan perkebunan saja. Bahkan terang Rasyid, kalau ia tinggal di Natuna akan bisa bertambah panjang umurnya, karena kemurnian alam Natuna yang masih bersih belum tercemar oleh polusi industri. “Ujarnya. (Herman)

Ditulis Oleh Pada Jum 13 Okt 2017. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda