'
| | 1.125 kali dibaca

Polres Lingga Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu

Suasana simulasi pengamanan pemilu oleh Mapolres Lingga.

Suasana simulasi pengamanan pemilu oleh Mapolres Lingga, Jumat (28/02) siang.

Lingga, Radar Kepri-Kepolisian Resort (Polres) Lingga mengadakan upacara gelar pasukan dan  operasi Mantap Barata Seligi 2014 di lapangan Merdeka Dabo. Dilanjutkan simulasi pengamanan pemilu 2014 di kabupaten Lingga, Jum’at (28/02) siang.
Kapolres Lingga, AKBP Puji Santosa, di dilapangan merdeka Dabo mengatakan.”Latihan Operasi mantap Barata Seligi di lakukan anggota Dalmas yang merupakan gabungan anggota Polsek dan Polres dalam rangka mengamanan pemilu mendatang.”katanya.
Adapun pengamanan, lanjut Kapolres dilakukan dengan tahapan, dimulai dari tahap kampanye, perkumpulan massa dalam masa tenang hingga pelantikan.
Simulasi berawal dari terjadi pengrusakan tanda gambar salah satu calon anggota legislatif, atas pengrusakan gambar tersebut, kelompok para pendukung dari calon yang dirusak tidak terima hingga terjadi keributan, namun situasi dapat diamankan pihak keamanan secara damai.
Dimasa minggu tenang jelang pemilu masyarakat dilarang melakukan kegiatan kampanye, namun  salah satu pendukung caleg  melakukan kampanye gelap dengan melakukan  lobi-lobi kecil dirumah warga, perbuatan ini tercium pihak kepolisian dan membubarkannya.
Selanjutnya, pendistribusian logistik,  alat peraga dibawa ke kecamatan-kecamatan didampingi pihak keamanan setempat, berlanjut ke TPS-TPS. Sesampainya di lokasi dilakukan penyerahan kotak suara sekaligus penanda tangan berita acara serah terima.
Pelaksanaan pemilu, dilanjuti dengan perhitungan suara TPS-TPS disaksikan oleh saksi-saksi calon legislative. Situasi aman terkendali, karena saat perhitungan dilakukan dengan jurdil dari TPS berlanjut ke KPPS untuk dihitung kembali yang disaksikan banyak massa pendukung dan masyarakat. Salah satu pendukung tidak terima dan menganggap perhitungan suara yang dilakukan tidak adil. Sayangnya rasa tidak puas pendukung tersebut, berujung aksi demo ke KPU, menuntut pelaksanaan pemilu 2014 di Lingga kembali diulang.

Nego pendemo tak dituruti, namun masa tidak anarkis, dapat diamankan Dalmas, keputusan akhir perhitungan suara oleh KPUD kabupaten Lingga. Akhirnya di menangkan oleh caleg X, pendukung yang kalah kecewa. Pelantikanpun anggota DPRD barupun dilantik di Gedung DPRD’. Dalam acara perlantikan di laporkan ada sekelompok massa yang tidak senang dan mendatangi gedung  DPRD, ingin mengganggu jalannya pelaksanaan pelantikan anggota baru di DPRD, mereka menuntut diadakan pemilu ulang. Aparat keamanan mencoba kendalikan situasi, massa mulai anarkis, membakar ban bekas serta melawan petugas saat hendak dibubarkan. Terjadi bentrokan massa pendemo dan aparat keaman, yang ahirnya satu orang petugas keamanan dari Dalmas terluka parah, petugas terpaksa menembakan gas air mata kearah massa, mereka tidak lagi berkelompok terpecah-pecah, namun tidak semuanya lari ada kelompok kecil kembali menyerang. Dengan sigap tim Dalmas melumpuhkan dengaan tembakan air. Sementara dalan inseden ini, satu orang anggota Dalmas yang terluka di bawa kerumah sakit untuk mendaapat pertolongan pertama.”Demikian rangkaian tahapan latihan Dalmas yang diperagakan satu pleton Dalmas Lingga.”pungkas AKBP, Puji Santosa di lapangan Merdeka Dabo.(muslim tambunan)

Ditulis Oleh Pada Jum 28 Feb 2014. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda