| | 1.076 kali dibaca

Polisi Tangkap 3 Tersangka Pemilik 622 Gram Sabu

Inilah narkoba jenis sabu seberat 622 gram yang diamankan polisi dari 3 tersangka.

Inilah narkoba jenis sabu seberat 622 gram yang diamankan polisi dari 3 tersangka.

Batam, Radar Kepri-Anggota Subdit I unit I Sat Resnorkoba Polresta Barelang  berhasil menangkap 3 orang tersangka pengedar Narkoba bekerjasama dengan anggota Bea Cukai kawasan bandara Hang Nadim Batam, Jumat (03/06) sekira pukul 14.00 Wib.

Anggota menemukan barang bukti berupa 3 paket narkoba jenis sabu yang di simpan di dalam usus masing-masing tersangka dengan berat bruto 350 Gram/paket.

Menurut keterangan Polisi, barang bukti tersebut didapat dari Tanjung balai Karimun untuk di bawa ke Samarinda, Kalimantan timur.

Tersangka berinisial  ST, warga jJodoh sedangkan DS dan Ao berasal dari Banjarmasin Kalimantan Timur di tangkap di dalam kawasan Bandara Hang Nadim kota Batam.

Hasil introgasi dan penyelidikan, tersangka yang diamankan sebelumnya diperoleh informasi bahwa ada seorang  pengedar yang mengambil narkoba langsung dari Malaysia, kemudian unit Sat Resnarkoba Polresta Barelang telah mengamankan pengedar tersebut di Jalan masuk pasar induk, Jodoh 1 orang laki-laki berinisial Sn warga Tembilahan.

Dalam penangkapan tersebut Polisi menemukan barang bukti berupa sabu 2 paket besar dengan berat bruto 200 gram.

Sebelumnya polisi mengembangkan kasus sekitar pukul 01.00 Wib hari Senin tanggal 30 Mei 2016 dan diamankan kembali 1 orang tersangka berinisial JS warga Tanjung Uma di Hotel Mega, Nagoya.

Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu narkoba diduga jenis sabu berupa 5 paket besar sabu dengan berat bruto 422 gram, 25 butir exstasi merk LV warna biru muda, 25 butir exstasi merk Playboy warna hijau muda dan 25 butir exstasi merk Androit warna pink, jadi Total barang bukti yang diamankan 622 gram sabu dan 75 butir exstasy.

Saat ini para tersangka, diamankan di Polresta Barelang untuk proses hukum lebih lanjut.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Sab 04 Jun 2016. Kategory Batam, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda