' '
| | 1.340 kali dibaca

Polisi “Takut” Tetapkan Junaidi Tersangka Penadah BBM Ilegal

Mobil Tangki berisi BBM Solar yang dibawa ke lokasi tambang ilegal milik Junaidi=

Mobil Tangki berisi BBM Solar yang dibawa ke lokasi tambang ilegal milik Junaidi di Dompak. Sampai hari ini polisi belum menetapkan Junaidi sebagai tersangka penadah.(foto by aliasar radarkepri.com)

Tanjungpinang, Radar Kepri-Terkait dengan Kasus penangkapan satu unit mobil Tanki warna biru dengan plat Nomor Polisi (nopol) BP 8432 TB yang menyuplai 10 Ton Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi ke lokasi tambang di Dompak pada 13 Juni 2013. Hingga hari ini, Jum’at (23/08) Polresta Tanjungpinang belum menetapak Junaidi selaku penadah solar tersebut. Penyidik baru menetapkan supir truk, Setia dan kneknya, Agus sebagai tersangka.

Kapolresta Tanjungpinang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Patar Gunawan Aritonang melalui Kepala Bagian Hubungan Masyarat (Kabaghumas) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Imawan Rantau dikonfirmasi Radar Kepri, Jum’at (23/08) melalui pesan singkat via ponselnya. Terkait dengan tindak lanjut proses hukum satu unit mobil tanki bersama sopir dan keneknya. Yang mengaku menyuplai BBM subsidi kelokasi tambang Junaidi di dompak. Hingga berita ini ditulis, belum menjawab konfimasi media ini. Sementara SMS yang dikirim menyatakan terkirim.

Infomasi yang berkembang ditengah masyarakat, kasus penangkapan satu unit mobil yang menyuplay BBM tersebut.”Polisi tidak akan mampu untuk menidaklanjuti. Karena hampir selurug aparat penegak hukum kecipratan jatah Uang Tutup Mulut (UTM) per-bulanya.”Kata Sumber yang enggan menyebutkan namanya itu.

Sumber yang sama menambahkan.”Kasus BBM tersebut, polisi sengaja untuk mengulur-ulur waktu. Karena, kasus tersebut susah untuk diproses. Kalau kasus itu dilanjutkan, maka banyak oknum yang akan terlibat.”Tambah sumber itu.

Pantauan Radar Kepri dilapangan, meskipun pernah dihentikan aktifitas tambang bouksit beberapa hari yang lalu. Namun tidak menurutkan semangat para pengeruk bijih bouksit illegal itu, untuk memindahkan hasil mineral bumi Segantang Lada ini ke negeri Cina.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Jum 23 Agu 2013. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda