'
| | 1.237 kali dibaca

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran di Kantor DP2KA

Police line, polsek lingga memasang garis pol, di ruangan arsip, DP2KA yang terbakar, kejadian 30 menit yang lalu

Polsek Lingga memasang garis polisi di ruangan arsip, DP2KA yang terbakar guna mengungkap penyebab kebakaran.

Lingga, Radar Kepri-Polres Lingga masih menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di salah satu ruang kantor Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (DP2KA), Senin (31/03) pagi. Ruangan yang terbakar diketahui sebagai tempat penyimpanan berkas pajak, perjalanan dinas, retribusi tiket dan pas pelabuhan ini dilalap api, beruntung petugas Damkar sigap, sehingga api tidak membakar seluruh isi kantor.
Kejadian ini pertama kali diketahui oleh Mokhtar, seorang pegawai Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lingga. Kronologisnya dijelaskan Mokhtar, ia dan rekannya ingin mengambil motor dikantor tempat ia bekerja, lokasi kantor PU dan DP2KA yang memang bersebelahan.
Dia menjelaskan saat melintas di DP2KA Mohktar melihat ada kepulan asap yang keluar dari jendela dan ventilasi disebuah ruangan depan kantor. Takut mengambil tindakan, mereka langsung mengontak pegawai DP2KA yang berada di Daik.”Melihat ada kepulan asap dari dalam kantor, kami langsung menelpon pegawai yang bekerja disitu untuk memberi tahu terlebih dahulu.”kata Mokhtar.
Kebakaran yang di perkirakan terjadi pukul 07 55 Wib pagi itu, dalam sekejap pegawai DP2KA yang ditelpon datang dan langsung menelpon Damkar untuk menjinakkan api. Pegawai DP2KA Yopi,  menceritakan, ia datang ke kantor DP2KA dijemput oleh Al yang memberi tahukan adanya kepulan asap disalah satu ruangan kantor.”Saya dijemput di rumah dan bergegas ke kantor. Sebelum memanggil Damkar saya sempat mendobrak pintu utama dan melihat terlebih dahulu dari mana sumber api. Ternyata api berasal dari ruang distribusi yang berisi berkas-berkas arsip penting daerah.”terang Yopi.
Takut api bertambah besar dan mengahabisi isi kantor, Yopi langsung menghubungi Damkar. Maharan petugas Damkar bersama dua orang rekannya langsung datang ke TKP menyemprotkan dua tabung racun api dan kemudian menyemprot dengan air. Dalam waktu 10 Menit api berhasil dijinakkan. Kondisi kantor dalam keadaan kosong.”Arsip lain tidak terbakar, cuma retrebusi tiket yang basah. Dan kami belum tahu berapa kerugiannya.”jelas Yopi.
Kapolsek Lingga, IPTU Hendriyal bersama anggotanya yang datang ke lokasi menjelaskan pihaknya sudah memeriksa dan memasang police line juga melaporkan kejadian ini ke Polres Lingga.”Untuk saat ini, kami belum dapat mengkalkulasikan berapa kerugian yang dialami DP2KA.”terang Hendriyal.
Kejadian yang awalnya dilihat oleh Mokhtar dan Al, melihat kepulan asap yang keluar dari samping kaca dan pentilasi kantor untuk dugaan sementara dikatakan Hendriyal masih dalam lidik, dari kobaran api berawal dari tumpukan kertas arsip kemudian menjalar ke AC.”Informasi dari kabag umum di DP2KA, selesai kerja, AC dan listrik sudah dimatikan. Sekarang 6 orang pegawai DP2KA kita mintai keterangan, atas kejadian ini.”ujar Hendriyal.
Barang bukti yang di amankan, 4 unit leptop, 1 unit komputer. Tindakan awal pihaknya mendatangi TKP untuk mengumpulkan saksi dan keterangan.”Untuk sementara kita ambil keterangan saksi dulu, kalau ada petunjuk baru dari pimpinan (Kapolres), dilanjutkan pada tahap berikutnya.”imbuhnya.
Informasi di lapangan, di ruangan kantor tersebut, di isi dengan PBB, retribusi reklame, SPJ serta dokumen penting lainnya, yang ke semua dinas di input di ruangan itu. Di lapangan terlihat Polsek dan Kanit Reskrim beserta anggota terlihat bekerja dengan serius dan meminta keterangan saksi, dan di bawa ke Polsek Daik Lingga untuk di mintai keterangan lebih lanjut.(muslim tambunan)

Ditulis Oleh Pada Sel 01 Apr 2014. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek