'
| | 1.235 kali dibaca

Polisi Masih Selidiki Kasus Dugaan Penganaiyaan Yatim Mustafa

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Oxy Yuda P

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Oxy Yuda P

Tanjungpinang, Radar Kepri-Terkait dengan kasus dugaan pemukulan yang dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kadisdik Kepri, Yatim Mustafa terhadap korban Jasman. Seorang mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang menggelar aksi demo di Kantor Disdik Kepri beberapa waktu lalu, masih dalam proses penyelidikan Polresta Tanjungpinang.

Hal ini diungkapkan Kapolresta Tanjungpinang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Patar Gunawan Aritonang melalui Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Oxy Yudha Pratesta ketika dijumpai media ini, Senin (09/06) diruangan kerjanya.”Kita sudah memanggil 6 orang termasuk pelapor dan terlapor serta saksi-saksi.”terangnya.

Ke 6 orang yang dipanggil tersebut, lanjut Oxy.”Saya lupa nama-namanya.”Katanya. Mengenai tindak lanjut kasus tarsbut, Oxy menjelaskan.”Tentunya menunggu perkembanganya, kroscek keterangan saksi-saksi dan sebagainya. Apakah ini tindakan penganiayaan atau tidak ?.Apakah memang ada dipukul dengan benda keras dan sebagainya ?.Itukan belum tahu, jika kita lihat dari hasil visum, tidak ada bekas-bekas pemukulan.”Jelas Oxy.

Masih Oxy.”Jika kita berpedoman dengan keterangan saksi-saksi, ada yang mengatakan di pukul, dan juga mengatakan didorong saja. Itu belum bisa dikatakan kasus penganiayaan. Yang jelas kasus ini dalam penyelidikan. Belum masuk ke proses penyidikan.”tutup lelaki yang dikenal ramah dengan wartawan itu.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Yatim Mustafa di konfirmasi awak media ini tentang kasus tersebut Senin (09/06) melalui pesan singkat SMS. Hingga berita ini diunggah belum menjawab pesan konfirmasi dan klarifikasi yang di kirim awak media ini. Sementara pesan yang dikirim media ini menyatakan terkirim.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Sen 09 Jun 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda