' '
| | 1.404 kali dibaca

Polisi Hanya Mampu Tutup Judi Berkedok Gelper Milik Ahang dan Akiang Sehari Saja

Gelper Power Zone milik Ahang di Bintan Plaza yang masih buka hingga Minggu.

Gelper Power Zone milik Ahang di Bintan Plaza yang masih buka hingga Minggu, 22 Juni 2014.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Penutupan gelanggang permainan (gelper) berkedok judi, Power Zone milik Ahang alias Arifin di kawasan Bintan Plaza dan gelper Studio 99 di Jl Gambir milik Akiang hanya bertahan sehari. Minggu (22/06) kedua gelper yang dikabarkan mendapat beking oknum aparat ini kembali bebas buka.

Hal ini terlihat ketika media ini melakukan investigasi ke sejumlah gelper yang ada dalam kota Tanjungpinang, Minggu (22/06).”Nggak ada apa-apanya kalian itu.”sebut seorang yang mengaku pengurus di tempat judi Power Zone, Bintan Plaza. Tidak jelas arah kata “kalian” itu ditujukan, apakah ke Polisi yang menutup paksa atau ke FPI yang mengancam akan sweping seluruh tempat judi di Tanjungpinang ini, termasuk judi cingkoko dan Sie Jie.

Padahal, sebelumnya, setelah disorot media ini, judi berkedok gelanggang permainan (gelper) Power Zone di komplek Hotel Plaza, kawasan pujasera Bintan Plaza (BP) kilometer 3,5 di tutup paksa oleh polisi, Jumat (20/06) sekitar pukul 15 00 Wib. Diduga penutupan ini imbas dari aksi ormas Front Pembela Islam (FPI) yang membakar lapak judi cingkoko, Jumat (20/06) usai sholat Jumat di Jl Ganet.

Para pemain gelper di lokasi milik Ahang terlihat berhamburan keluar mengetahui lokasi tersebut akan ditutup paksa oleh Polisi. Kasat Intelkam Polres Tanjungpinang AKP Arifin Effendi yang memimpin langsung penutupan paksa lokasi gelper Ahang tersebut mengatakan.”Yang penting sudah ditutup.”jawabnya ketika Radar Kepri menanyakan tidak dikenakan police line dilokasi tersebut.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Ming 22 Jun 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda