' '
| | 1.024 kali dibaca

PNS di Sekretariat DPRD di Tes Urine, Kapan Giliran Wakil Rakyat

Petugas BNNK Tanjungpinang sedang melakukan tes urine pada staf di DPRD Kota Tanjungpinang, Selasa (22/09).

Petugas BNNK Tanjungpinang sedang melakukan tes urine pada staf di DPRD Kota Tanjungpinang, Selasa (22/09).

Tanjungpinang,Radar Kepri-Marak peredaran narkoba di Tanjungpinang, khusus dikalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) alias Aparatur Sipil Negara (ASN) membuat gerah petinggi kota Tanjungpinang. Menindaklanjuti realita ini, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kota Tanjungpinang menggelar tes urine pada 65 orang PNS yang bertugas di Sekretariat DPRD Kota Tanjungpinang. Hasilnya, 2 orang staf di lembaga wakil rakyat itu positif menggunakan narkoba, dimana satu orang PNS dan satu lagi honorer.

Kepala BNNK Tanjungpinang, AKBP Ahmad Yani pada pewarta mengatakan.”Hasil tes urine, ada orang terindikasi positif menggunakan zat narkotika dan zat adiktif. Hasil ini akan kita sampaikan ke Walikota Tanjungpinang.”ujarnya, Pihak BNNK membawa dua staf yang positif narkoba untuk asesmen.

Menurut AKBP Ahmad Yani, asesmen dilakukan untuk pengembangan terhadap dua orang terindikasi pemakai ini.”Kita akan selidiki narkoba jenis apa yang dipakai, dan di dapat dari mana.”tuturnya.

Mengeani sanksi, menurut AKBP Ahmad Yani, pihaknya tidak ikut campur.”Kita lakukan proses sesuai dengan petunjuk dan alur. Kalau keduanya pantas di rehab kita salurkan untuk direhab,”tutupnya.

Sekretaris DPRD Kota Tanjungpinang, Drs Abdul Kadir Ibrahim MT menyampaikan tujuan dilakukan tes urine ini untuk membersihkan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Sekretariat DPRD ini.”Tes urine dilaksanakan untuk mengantisipasi dan menghindari perilaku pegawai yang sudah atau kecanduan narkoba serta mewujudkan citra pegawai yang bersih dari narkoba.”katanya.

Tes urine dilakukan secara mendadak, baru 3 hari lalu disampaikan dengan BNNK agar dilakukan tes urine. Ternyata direspon dengan cepat.”Kegiatan ini juga sangat rahasia dan tidak diketahui pegawai.”terangnya.

Sayangnya, tes urine mendadak ini tidak dilakukan pada 30 orang anggota DPRD Kota Tanjungpinang, karena tidak tertutup kemungkinan ada juga wakil rakyat terindikasi pemakai narkoba.(irfan)

Ditulis Oleh Pada Rab 23 Sep 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek