| | 245 kali dibaca

Pimpinan Natuna Tinjau Proyek Pembangunan Puskesmas di Pulau Laut

Beginilah perkembangan pembangunan Puskesmas di Desa Air Payang, Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Natuna.

Natuna, Radar Kepri-Bupati dan wakil Bupati Natuna didampingi para Pimpinan dan Anggota DPRD Natuna Kamis, (05/10) sekitar pukul 14.00 WIB sore tadi meninjau secara lansung pengerjaan proyek pembangunan Puskesmas Baru di Desa Air Payang Kecamatan Pulau Laut.

Proyek yang sedang dikerjakan oleh perusahaan PT. Putra Lingga itu,
menurut konsultan pengawas kepada media ini, diperkirakan sudah mencapai 30% pengerjaan.

Proyek yang rencananya berlantai 2 (dua) yang dibangun dari angaran dana APBN senilai Rp. 3,974. 516.000,-(Tiga miliar coma sembilan ratus tujuh puluh empat juta lima ratus enam ribu rupiah) itu terdiri dari sekitar 20 ruangan poli dan ruangan UGD, serta ruangan Kepala dan TU itu, dijadwalkan pada akhir tahun Bulan Desember 2017 nanti sudah selesai dan dapat digunakan untuk melayani masyarakat Pulau Laut ini. “Terang pihak Konsultan pengawas dari CV. Fajar Bahari, kepada Media ini di sela sela kunjungan Bupati dan DPRD Natuna Kamis, (05/10) semalam.

Masih sumber yang sama, bahwa untuk saat ini alhamdulillah dimudahkan oleh cuaca yang ikut mendukung pengerjaan proyek ini. Sehingga kita dimudahkan dalam membawa bahan bahan kebutuhan yang akan digunakan dalam proyek ini.”Terangnya.

Terkait bangun baru Puskesmas di Pulau Tiga, Masyarakat setempat sangat merasa senang dan bangga atas perhatian perintah pusat maupun daerah kepada Kecamatan terujung ini, namun kami berharap kedepannya, jangan kami hanya diberi bangunan bangunan mewah saja tetapi tidak didukung dengan tenaga medisnya seperti Dokter, Perawat dan Bidan untuk membantu persalinan, sebab selama ini sudah banyak terjadi masyarakat di sini yang meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Natuna di Ranai untuk mencari pertolongan medis. “Harapnya.

Dari pantauan media ini dilokasi proyek Puskesmas Desa Air Payang, Kecamatan Pulau Laut Kabupaten Natuna, sangat disayangkan bangunan proyek puskesmas megah berlantai dua yang bernilai miliaran rupiah dari anggaran Dana Alokasi Khusus (Dak) bidang Kesehatan tahun 2017 itu, menggunakan bahan material seperti batu pasir (krikil) memakai batu cadas yang tidak layak dan tidak kuat untuk digunakan untuk batu coran.
Warga meminta kepada pemerintah pusat untuk meninjau kembali terkait bahan material (Batu Cadas) yang digunakan pada proyek bernilai Rp. 3,9 miliar itu. (Herman)

Ditulis Oleh Pada Jum 06 Okt 2017. Kategory Natuna, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda