'
| | 889 kali dibaca

Petugas Razia Tim Gabungan di Wilayah Timur Kurang Tegas Bertindak

Anggota tim gabungan wilayah Timur dari unsur TNI-AD menemukan masih ada warnet yang buka melewati jam operasional.

Anggota tim gabungan wilayah Timur dari unsur TNI-AD menemukan masih ada warnet yang buka melewati jam operasional, Senin (30/06) dini hari.

Tanjungpinang,RadarKepri-Tim gabungan Satpol PP,TNI dan Polri yang menggelar razia diwilayah timur pada seluruh warnet yang ada di dalam Kota Tanjungpinang, Senin (30/06) dini hari masih menemukan warung internet yang beroperasi melewati jam operasional, yang sudah di tentukan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Pantauan Radar Kepri ini di lapangan, jika tim razia wilayah Barat bertindak tegas, namun tim razia wilayah Timur terskesan melempem. Buktinya, meski melihat dan mengetahui ada warnet dan tempat biliar masih beroperasi, namun dibiarkan saja oleh petugas.

Seperti Warnet Alexsandria Jl Tugu Pahlawan di Meja 7, Biliard Liberty di Suka Berenang, Biliard BNP Jl A Yani, Pamedan kemudian Playstationdi  Jl Pramuka tanpa nama yang diduga tidak memiliki ijin.

Ketika di datangi tim gabungan para pemain di dalam warnet hanya di suruh pulang semua, pemilik usaha di minta untuk memperlihatkan surat izin usahanya. Kemudian bagi pemilik warnet dan biliard di minta mengikuti 3 point yang ada di surat ederan dari Walikota Tanjungpinang.

Apabila masih melanggar surat ederan tersebut, pemilik warnet dan biliard akan di tindak sesuai perda yang sudah di tetapkan. Kemudian terlihat juga ada beberapa warnet yang ada di dalam Kota Tanjungpinang yang masih beroperasi tidak di tinjau oleh tim gabungan tersebut.

Hal ini terlihat di jalan Pemuda ketika pemilik warnet melihat tim gabungan tersebut melintasi jalan itu, pemilik warnet langsung menutupi pintun usahanya agar tidak di gerebek oleh tim gabungan begitu juga warnet batu 7 yang usahanya tanpa plang nama.

Pantauan media ini dilapangan terkesan razia tim wilayah Timut ini tidak tegas dan main-main.Hal ini terlihat oleh seorang warga jalan Tambak yang bernama Rahman, mengatakan kepada awak media ini “Apalah Pak Satpol PP ini, warnet pemuda itu masih buka tetapi tidak di datangi, padahal di dalamnya masih ada orang yang main.”kata warga jalan Tambak tersebut dengan nada kesal.(chendy)

Ditulis Oleh Pada Sel 01 Jul 2014. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek