'
| | 2.312 kali dibaca

Peresmian Air Bersih Hanya “Pencitaraan” HM Sani

*Warga Senayang Masih kesulitan Air Bersih

Inilah proyek air bersih senilai Rp 7 milyar lebih di Senayang yang tak bermanfaat.

Inilah proyek air bersih senilai Rp 7 milyar lebih di Senayang yang tak bermanfaat.

Lingga, Radar Kepri- ejumlah wilayah pesisir kabupaten Lingga, seperti kecamatan Senayang kembali dilanda kekeringan. Musim Selatan, sejak dua pekan terakhir tak mendatangkan hujan. Sumur dan perigi warga, kering kerontang. Untuk kebutuhan minum dan mandi, warga terpaksa angkut air ke pulau Sebangka, Selasa (30/06).

Pulau Sebangka dan Senayang yang terpisah pulau, membuat warga harus menggunakan sampan ataupun pompong untuk mengangkat air. Derigen dan drum berisi air dari sumber air pulau Sebangka ditampung dan kemudian diangkut warga dengan cara dipikul sebelum sampai kembali keperahu dan sampa untuk kemudian dibawa pulang.”Biasanya setelah magrib dan berbuka puasa, kami ramai-ramai ke pulau Sebangka angkut air. Ini kami kerjakan hampir setiap malam,”ungkap Adi,seorang warga Senayang pada pewarta beberapa saat lalu.

Dituturkan Adi, permasalahan krisis air bersih untuk masyarakat Senayang bukan permasalahan baru. Pria berumur 35 Tahun yang sejak kecil di Senayang mengungkapkan, sampai saat ini kelangkaan air bersih bagi warga tempat tinggalnya belum juga dapat diselesaikan. Meskipun awal tahun 2012 lalu, melalui dana pusat senilai Rp 7,8 Miliar, pemprov Kepulauan Riau telah membangun SPAM IKK, untuk 700 kepala keluarga (KK).

Sayangnya hingga 2015, SPAM IKK tak bermanfaat banyak untuk warga.”Kalau cerita susah air, ini memang cerita lama masyarakat Senayang. Bak penampungan air yang dibangun tak berfungsi sampai saat ini. Bak tersebut lebih tepatnya adalah monumen simbol kesulitan air bagi kami orang Senayang,”tutur Adi.

Sebagai masyarakat kecil, Adi sangat berharap setelah SPAM IKK diresmikan bulan Januari 2015 lalu, oleh Gubernur Kepri dapat bermanfaat bagi warga. Serah terima aset yang juga telah selesai dari pemprov ke pemda setempat juga tak mampu dikelola pemda Lingga.

Seperti yang diberitakan beberapa waktu lalu, dinas Pekerjaan Umum (PU) belum menganggarkan dana oprasional SPAM IKK, yang mengakibatkan penyediaan air bersih warga kecamatan Senayang tak kunjung terpenuhi sampai saat ini. Sementara, bak air penampungan yang dibangun diatas bukit pulau Senayang, sampai saat ini terbiarkan begitu saja tanpa perawatan. Kondisi ini sangat disayangkan warga setempat, sebab warga khawatir proyek miliaran tersebut hanya menjadi monumen, sementara kebutuhan air tak kunjung dinikmati warga pesisir pulau Senayang.

Apalagi, proyek air bersih di Senayang, sempat di resmikan Gubernur Kepri, H M Sani beberapa saat yang lalu, nyatanya air bersih di kecamatan Senayang tersebut hanya mengalir beberapa saat setelah di resmikan Gubernur saja. Karena, sampai saat ini, kesulitan air bersih masih di alami masyarakat setempat.(amin)

Ditulis Oleh Pada Kam 02 Jul 2015. Kategory Lingga, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda