' '
| | 772 kali dibaca

Penyerahan Konpensasi MitraTel ke Warga Ricuh

Warga penerima konpensasi dampak tower telkomsel di Batu Hitam.

Warga penerima konpensasi dampak tower telkomsel di Batu Hitam.

 

Tanjungpinang,Radar Kepri – Sesuai dengan perjanjian di ruang anggota Dewan Kota Tanjungpinang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang telah ditanda tangani oleh pihak Mitra Tell (Telkomsel,tri ,XL Axiata) akan selesai pada 25 April 2015 jam 15.00Wib ternyata pihak MitraTel telat datang sehingga memicu keributan. Ditambah lagi adanya pemotongan sepihak dari mitra Tel. Warga juga menuding pihak Mitra Tell telah melanggar perjanjian.

Hal ini diketahui oleh salah seorang warga yang bernama Azrizal, warga RT 04 RW 15 gg.Manggis mengatakan, Pihak Telkomsel (Mitratel) sudah melanggar perjanjian.”Mereka datang sekitar pukul 04.00 sore,padahal di perjanjian di dewan kemaren pukul 15.00WIB telah selesai untuk membayar kopensasi Warga yang terkena dampak tower.”terangnya.

Azrizal juga menjelaskan Kedatang Pihak Mitra Tell ini bukan Langsung diserahkan Uang tersebut,malah bertele-tele.”Seharusnya sesuai dengan Perjanjian dengan Rp 112 juta itu langsung saja diserahkan ke Lurah, biar Lurah yang membagi,bukan Telkomsel yang bagi dengan memotongnya lagi dengan lebih 10 persen setiap KK,”Ucapnya.

Diduga Pihak Telkomsel ingin bermain dan sudah tidak sesuai dengan Ketentuan atau perjanjian dengan disahkan 112 juta,padahal sebelumnya sudah ada pemotong dari Rp 125juta untuk 37 KK menjadi 112Juta ,kemudian terjadi lagi Pemotongan saat dilakukan Pembayaran oleh masing-masing warga.”Malah dibagi-baginya per orang ,dan memotongnya lagi,”Kata Azrizal salah satu warga yang mendapatkan konpensasi.

Tampak Rulli selaku Perwakilan Mitra Telkomsel yang juga datang dalam Pembagian Konpensasi tidak ingin dimintai keterangannya.”Nanti-nanti mau diselesaikan dulu,ya ini nanti tetap Rp 112 juta sesuai perjanjian.”ucapnya.(akok)

Ditulis Oleh Pada Sel 26 Apr 2016. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Komentar Anda