'
| | 1.132 kali dibaca

Penutupan Tambang Ilegal Bikin Kakansatpol Bintan Tak Percaya Siapapun

Kakansatpol PP Pemkab Bintan, Drs Ahmad Izhar.

Kakansatpol PP Pemkab Bintan, Drs Ahmad Izhar.

Bintan, Radar Kepri-Pasca penutupan sejumlah aktifitas tambang bauksit ilegal di sejumlah lokasi di kijang Kecamatan Bintan Timur oleh tim terpadu yang terdiri dari Distamben, BLH, Satpol PP dan Polisi serta Dishubkomimfo.Tim gabungan ini tetap mengawasi dan memantau.

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja, (Kakan Satpol PP) Kabupaten Bintan, Drs Ahmad Izhar pada Radar Kepri Rabu (02/10) diruangan kerjanya.”Kita tetap mengawasi para penambang biji bauksit illegal tersebut, sampai kapanpun kita tetap awasi. Kalau ada yang menjalankan aktifitasnya tolong di informasikan ke kami, kami akan turun langsung kelapangan.”Tegasnya.

Masih Ahmad Izhar.”Terkait masalah komponen alat-alat kendaraan seperti aki, dynamo Stater termasuk alat kendaraan lainnya. Masih di tahan untuk tindak lanjut dari proses nantinya.”Jelas Ahmad Izhar.

Kemudian Ahmad Izhar menambahkan.”Saya tidak mau bicara terlampau banyak, karena saya tidak mempercayai orang, termasuk wartawan.”ketusnya.

Pernyataan pejabat ini tentu mengejutkan dan terkesan plintat-plintut, karena baru beberapa menit sebelumnya, Ahmad Izhar meminta di informasikan kalau ada aktifitas tambang bauksit ilegal. Namu berselang menit, dengan enteng anak buah Bupati Bintan Ansar Ahmad SE MM ini menyatakan tidak percaya dengan siapapun, termasuk wartawan. Mungkinkah permintaan informasi jika terjadi aktifitas tambang hanya basa-basi ala Izhar Ahmad ?.

Ketika ditanya mengapa tidak mempercayai wartawan, Ahmad Izhar engan menjawa.”Yang penting saya tidak percaya kepada orang, saya hanya percaya kepada pimpinan saya saja.”ungkapya.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Distamben Kabupaten Bintan ketika hendak di konfirmasi terkait dengan penyitaan komponen alat-alat berat milik para pengusaha tambang yang disita beberapa hari lalu, tidak berada di kantornya.”Bapak lagi ke lokasi mas.”kata salah seorang stafnya tanpa menjelaskan lokasi apa dan dimana.

Sampai hari ini, belum satu orang-pun pelaku tambang ilegal di Bintan ditetapkan tersangka. Begitu juga dengan pemilik kendaraan yang dipergunakan untuk “merampok” bauksit di Kabupaten Bintan. Padahal sudah jelas dan terang benderang aktifitas tambang itu ilegal alias ilegal minning. Tidak jelas alasan tim gabungan ini, tak kunjung menetapkan pelaku dan pihak yang membantu ilegal minning sebagai tersangka.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Rab 02 Okt 2013. Kategory Bintan, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek