'
| | 760 kali dibaca

Pengelolaan Pasar Tradisional Letung Diserahkan ke Camat

Tarempak, Radar Kepri – Pasar Tradisional Letung, setelah diserahkan dari Disperindag Anambas kepada pihak kecamatan Jemaja, hingga saat ini belum ditempati. Hal ini dikatakan oleh camat Jemaja Robi Sanjaya saat menerima perlengkapan dapur umum dari Bakesbangpol Kabupaten Kepulauan Anambas.Sampai saat ini pasar yang sudah di serahkan oleh camat Letung  belum berfungsi samapai sekarang dan bisa di bilang bangunan pasar tersebut hanya menjadi bangunan kosong tanpa di pergunakan, Jumat (11/01)
Robi, Camat Letung  saat di jumpai menjelaskan.”Hingga saat ini pasar masih belum ditempati. Pedagang tidak bersedia menempatinya karena selain tempatnya yang jauh dari pemukiman warga.Kondisi pasar tidak bersih dan sepi. Sehingga mereka juga mengkhwatirkan masalah keamanan, Padahal kata Robi, pihaknya telah berupaya membujuk masyarakat agar menempati pasar tersbut dengan berbagai cara. Pihaknya telah mengupayakan agar masyarakat atau pedagang yang menempati pasar Tradisional Letung tersebut tidak dipungut biaya sama sekali. Namun katanya masyarakat tidak mau menempati pasar itu.
Kata Robi. masyarakat tidak mau menempati pasar karena posisi pasar itu sendiri tidak strategis. Sehingga pedagang yang seharusnya menempatinya tidak bersedia. “Kita sudah berusaha membujuk para pedagang disana tapi mereka tidak mau. Ada sebagian dari pegadang mengaku pasar tersebut tidak aman karena terlalu sepi dan jauh dari perumahan warga,” katanya lagi.
Mengenai ketertiban di pasar itu sendiri tetap diperhatikan oleh pihak kecamatan. Pihak kecamatan masih menempatkan beberapa satpol PP yang bertugas di sana. Sehingga bisa mengurangi anak muda yang biasanya meneggak komik di pasar itu.
“Kita sudah menempatkan beberapa anggota satpol pp untuk merazia pasar itu. Sekarang anak yang biasanya ngelem di pasar itu sudah sepi. Semoga tidak ada lagi anak muda yang melakukan itu lagi,” katanya.
Ia menambahkan sebenarnya pasar Tradisional Letung tersebut bukan diserahkan kepada pihak kecamatan tetapi diserahkan kepada KUD Letung. Jadi masalah pengelolaannya tergantung dari KUD itu sendiri. Tenrmasuk ada beberapa bilik di pasar itu yang sudah rusak. Papan-papannya berserakan di lantai. “Masalah pasar itu beroperasi atau tidak, bersih atau tidak tergantung pada KUD karena itu sudahmenjadi tanggungjawab KUD,” jelasnya. (yuli)

Ditulis Oleh Pada Ming 10 Feb 2013. Kategory Anambas, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda