'
| | 980 kali dibaca

Penambang Bauksit Ilegal di Sei Enam Tantang Bupati Bintan

Aktifitas tambang bauksit di Sei Enam, Bintan Timur, Kabupaten Bintan.

Aktifitas tambang bauksit di Sei Enam, Bintan Timur, Kabupaten Bintan. Selasa (03/12) sekitar pukul 19 00 Wib.(foto by aliasar,radarkepri.com).

Kijang, Bintan Timur, Radar Kepri-Selasa (03/12) sekitar pukul 16 00 Wib Hanphone awak media ini bordering menandakan adanya panggilan masuk. Setelah diangkat, ternyata seorang warga memberikan informasi aktivitas penambangan biji bauksit di Sei Enam, Kecamatan Bintan Timur. Diprediksi, malam ini, sekitar pukul 23 Wib para panambang illegal menjalankan aktivitasnya,loading.

Setelah mendapatkan informasi, awak media ini langsung turun ke lokasi jeti(pelabuhan muat tambang,red) di Tanjung Kuku yang berada dikelurahan Sei Enam, BintanTimur. Jarak tempuh dari jalan raya Sei Nam menuju lokasi Jeti tersebut ada sekitar 2 kilometer berupa jalan tanah.

Setibanya awak media ini dilokasi jeti tersebut, terlihat ada 4 unit tongkang dengan merek lambung Gandasari berukuran besar sedang bersandar di pelabuhan. Diduga sedang menunggu muatan untuk loding.

Selain itu, ada beberapa unit alat berat berupa eksavator, beko serta puluhan mobil dumtruck standbye di lokasi tromol tempat pencucian bauksit hasil tambang ilegalnya.

Kemudian awak media ini melanjutkan perjalanan, guna mengabadikan gambar dilokasi bekas digalian para penambang illegal bijih bauksit yang beroperasi di daerah Sei Enam. Terlihat ratusan hektar lokasi tersebut terlihat sudah tandus dan berlobang, belum satupun lokasi yang dihijaukan oleh para penambang tersebut. Terkesan penambang illegal di Sei Enam, menantang perintah Bupati Bintan sehingga tetap beroperasi meskipun dilarang.

Anehnya, meskipun Bupati Bintan, Ansar Ahmad SE MM telah memerintahkan anak buahnya untuk menutup seluruh aktivitas tambang di hentikan. Namun himbauan orang nomor 1 didaerah itu tidak di gubris oleh para penambang yang di Sei Nam Tanjung kuku. Terkesan, himbauan tersebut dianggap angin lalu alias kentut.”Biasalah bang, pemerintah kita, terlambat setor diributkan, coba saja kalau sudah dapat duit, semuanya senyap.”Bisik sumber media yang enggan namanya ditulis.

Informasi yang dihimpun media ini, penambang bauksit illegal di Sei Enam dikabarkan di beking partai besar yang sedang berkuasa saat ini.”Modal buat pemilu 2014, karena itu mereka berani menantang Bupati.”tutup sumber.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Rab 04 Des 2013. Kategory Bintan, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda