' '
| | 2.153 kali dibaca

Pemuda Asal Lampung Tewas “Dibantai” Geng Motor

Joko, paman Desta Hermawan yang tewas akibat dikeroyok Geng Motor

Inilah Joko, paman dari almarhum Desta Hermawan yang tewas akibat dikeroyok Geng Motor pada Minggu (18/01) lalu.

Tanjungpinang, Radar Kepri-Hingga hari ini, Kamis (22/01) Satuan Reserse Kriminal (Satreskim) Polresta Tanjungpinang masih menyelidiki kasus meninggalnya Desta Hermawan (20) warga Lampung, akibat dianiaya geng motor di Jalan Basuki Rahmat pada Sabtu (17/01) lalu.
Kepala Bagian Operasional Sat Reskrim Polresta Tanjungpinang, Inspektur Satu Polisi (Iptu Pol) Efendi dikonfirmasi awak media ini, terkait dengan meninggalnya seorang Korban bernama Desta Hermawan (20) waga Lampung, akibat dianiaya geng motor di Jalan Basuki Rahmat tesebut, Kamis (22/01) diruangan tunggu kantonya, mengatakan.”Dalam kasus tersebut, kita masih mengumpulkan bahan dan keterangan (Pulbaket) dari Masyarakat.”katanya.
Kemudian terkait dengan kronologis kejadian tersebut, Iptu Pol Efendi menjelaskan.”Menurut keterangan keluarga korban atau saudaranya yang melaporkan kasus ini ke kita. Usai kejadian kerabat korban pagi melaporkan ke sini, bahwa ada saudaranya dikeroyok oleh geng motor. Kita langsung menerima laporan mereka, dan langsung turun Ketempat Kejadian Perkara (TKP). Hingga saat ini, kasus ini masih dalam penyelidikan Kita. Kita menampung informasi dari masyarakat mana saja untuk disaring.”jelas Iptu Efendi.
Rumah Joko, tempat almarhum Desta Hermawan tinggal selama di Tanjungpinang. Sebelumnya radarkepri.com mendatangi kediaman korban dan menjumpai, Joko, paman Desta Hermawan (47) dikediaman di Jl Raja Haji Fisabilillah, RT05/RW04 kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, tepatnya di belakang pedagan penjual buah-buhan, Kamis (22/01) terkait dengan kasus keponakanya, mengatakan.”Saya tidak menyangka kejadian ini. Awalnya, sore korban diajak oleh pelanggan saya minumjJuice di batu 10. Tenyata korban, langsung pergi ke tempat anak-anak balap liar di Basuki rahmat.”kenangnya dengan nada sedih.
Kemudian lanjut Joko.”Menurut informasi dari teman korban yang saya terima, setibanya koban di lokasi tesebut ditawari minum oleh para geng motor itu. Ponakan saya tidak mau. Korban memilih minum Mizone, setelah itu tau-taunya korban di keroyok. Saya sendiri tahu paginya, setelah saya lihat darah berserakan, korban meregang sepeti lembu di potong. Saya tidak memperhatikan lagi apanya yang luka.”Terang Joko sambil terisak-isak meneteskan airmata.
Korban merupakan anak pertama dari pasangan Supriono dan Endang.”Kami sekeluarga sangat berharap kepada pihak kepolisian agar secepatnya menangkap pelaku. Agar tidak terjadi lagi kejadian seperti ini pada korban lainnya. Cukup terakhir kali kejadian seperti ini, jangan timul korban lain.”harap Joko.

Korban diketahui sempat mendapat perawatan medis di RSUP namun dirujuke RS Awal Bross, Batam. Namun, akibat luka parah yang dialami Desta Hermawan, nyawa almarhum tak tertolong dan meningga dua setelah kejadian.

Pantaua awak media ini di kediaman korban, kerabat korban masih berduka, terlihat tenda dan kursi masih terpasang di dirumah duka tersebut.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Kam 22 Jan 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek