' '
| | 1.267 kali dibaca

Pemuda Aceh Ini “Mengamuk” di Deportasi

Inilah pemuda asal Aceh (baju hitam) ketika tiba di pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang.

Inilah pemuda asal Aceh (baju hitam) ketika tiba di pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, Kamis (05/02).

Tanjungpinang, Radar Kepri-Seorang pemuda asal Aceh berumur 25 tahun terpaksa dikawal petugas yang menjaga pemulangan TKI-B karena diduga stres. Bahkan selama dalam perjalanan menuju angkutan kota, pemuda yang belum diketahui identitasnya itu harus diapit petugas.

Inilah TKI-B yang di deportasi pemerintah Diraja Malaysia hari ini.

Inilah TKI-B yang di deportasi pemerintah Diraja Malaysia hari ini, Kamis (05/02) sebanyak 250 orang.

Pemuda tersebut merupakan satu dari 250 orang Tenaga Kerja Indonesia Bermasalah (TKI-B) yang dideportasi pemerintah Diraja Malaysia yang tiba di pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura,Tanjungpinang, Kamis (05/02) sekitar pukul 16 30 Wib dengan kapal Telaga Express.
Menurut Alfin (23), satu orang TKI-B yang dijumpai radarkepri.com usai turun dari kapal Telaga Express yang ditumpanginya mengatakan.”Pemuda stres ini berasal dari Aceh bang, kebetulan saya juga asal aceh, tapi saya tidak mengenal dia.”kata Alfin.
Kemudian lanjut Alfin.”Pemuda yang diduga stres ini, beberaoa kali mengamuk di atas kapal, terpaksa kami jaga dan kami pegang ramai-ramai.”jelasnya.
Selain pemuda setres tersebut, negeri jiran itu juga mendeportasi seorang bayi berumur 15 hari, bernama putra beserta ibunya, Yati (28), asal Flores, Nusa Tenggara Timur.
Kuswari selaku pengawas TKI B dari Dinsosnaker kota Tanjungpinang di konfirmasi radarkepri.com di pelabuhan internasional tersebut disela-sela kegiatanya mengatakan.”Para TKI-B ini seperti biasanya. TKI laki-laki kita bawa kepenampungan Jl Transisto batu 8. Dan TKW serta anak kita bawa kepenampungan RPTC batu 14 Senggarang menjelang di pulangkan ke kampung asalnya.”kata Kuswari.
Terkait kapan dipulangkanya para TKI W B tersebut, Kuswari menjelaskan.”Mungkin hari Sabtu (07/02) dengan kapal Pelni. Jika pemuda stres asal Aceh akan dikoordinasi dengan pihak dinas kesehatan. Jika bisa dipulangkan, ya kita pulangkan, jika dinas kesehatan merawat, ya.. dirawat dulu. Tapi mungkin bisa dipulangkan, apa bila diberi obat penenang, dikapal-pun diberi obat penenang juga.”tutup Kuswari.(aliasar)

Ditulis Oleh Pada Kam 05 Feb 2015. Kategory Tanjungpinang, Terkini. Anda dapat mengikuti respon untuk tulisan ini melalui RSS 2.0. Anda juga dapat memberikan komentar untuk tulisan melalui form di bawah ini

Komentar Anda

Radar Kepri Indek